Sidang di PN Medan sempat tertunda usai hakim dan panitera kena OTT KPK
Sidang di PN Medan sempat tertunda usai hakim dan panitera kena OTT KPK. Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (28/8) pagi. Mereka membawa 4 hakim, termasuk Ketua dan Wakil Ketua PN Medan bersama 2 panitera.
Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Medan sempat tegang usai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (28/8). Bahkan sidang pun sempat tertunda.
Ketegangan di PN Medan terlihat dari pengawalan yang tidak biasa di pintu samping gedung B PN Medan. Lokasi yang sering menjadi jalan potong dari gedung A menuju masjid itu dijaga petugas keamanan sampai dua orang. Padahal, biasanya pintu itu hanya diamankan dengan kunci kode.
Para petugas keamanan yang ditanya tentang penjagaan itu maupun peristiwa yang terjadi di sana pun enggan memberikan informasi. "Kami cuma diperintah Bang," kata Adi, seorang sekuriti.
Ditanya lebih jauh, baik sekuriti maupun pegawai PN tak mau buka suara. Semua mengelak dan bungkam.
Sebagian besar ruang sidang sempat kosong. Sebagian kecil pengunjung yang menunggu di ruangan, yang lain memilih berada di koridor dan lobbi PN Medan.
"Kami mau sidang perdata. Masih nunggu. Enggak tahu nanti jam berapa sidangnya," kata Boru Siahaan, seorang pengunjung.
Sekitar pukul 14.00 WIB, aktivitas di PN Medan kembali ramai. Para hakim mulai membuka persidangan. Hanya sebagian kecil ruangan yang masih tampak kosong.
Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (28/8) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka membawa 4 hakim, termasuk Ketua dan Wakil Ketua PN Medan, bersama 2 panitera.
Selain itu, KPK juga menyatakan ada 2 pihak swasta yang turut diamankan. OTT ini dikabarkan terkait penanganan perkara korupsi di Pengadilan Tipikor pada PN Medan.
Baca juga:
Sehari sebelum diciduk KPK, 3 hakim PN Medan putus perkara korupsi Tamin Sukardi
Tangkap hakim dan panitera PN Medan, KPK amankan uang dolar Singapura
KPK tangkap 4 hakim dan 2 panitera, termasuk ketua dan wakil ketua PN Medan
Suap PLTU Riau, KPK bidik pejabat dan korporasi
Akui terima suap, eks Kalapas Sukamiskin minta maaf kepada masyarakat
Dirut PLN sebut PT PJB tunjuk langsung PT Blackgold garap PLTU Riau-1
Adik Inneke Koesherawati irit bicara usai diperiksa KPK