Siaga 1, polisi ancam tembak di tempat buat perusuh Pilkada Bekasi
Ada 2.500 personel gabungan dari Polri/TNI dan instansi lainnya. Personel itu melakukan pengamanan di 3.030 TPS, kantor KPU, sampai dengan rumah pasangan calon.
Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota mengancam tembak di tempat bagi perusuh Pilkada serentak di wilayah tersebut. Karena selama proses pencoblosan pada 27 Juni mendatang, ditetapkan status siaga 1.
"Jika sudah melanggar Kamtibmas, bahkan tidak mau berhenti atau melawan, langsung dilumpuhkan, ditembak kakinya," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto di Bekasi, Senin (25/6).
Menurut dia, polisi yang berjaga dilengkapi dengan senjata laras panjang, helm pengaman kepala, dan rompi antipeluru. Ia meminta anak buahnya selalu waspada dalam berjaga, apalagi setelah divonisnya gembong teroris Aman Abdurahman di PN Jakarta Selatan pada Jumat lalu.
"Kami full team dalam melakukan pengamanan Pilkada di Kota Bekasi," ujarnya.
Ia mengatakan, ada 2.500 personel gabungan dari Polri/TNI dan instansi lainnya. Personel itu melakukan pengamanan di 3.030 TPS, kantor KPU, sampai dengan rumah pasangan calon.
"Satu TPS ada yang dijaga satu polisi, ada juga dua TPS dijaga satu polisi, tergantung tingkat kerawanannya," kata dia.
Ini dilakukan menyusul jumlah TPS yang ada tidak sebanding dengan jumlah personel pengamanan. Sehingga proses pengamanan menggunakan sistem keliling. Letak satu TPS dengan TPS lain yang berdekatan memudahkan pengamanan.
Dandim 0507 Bekasi, Letkol Arm. Abdi Wirawan mengatakan, instansinya menerjunkan sedikitnya 265 prajurit TNI membantu kepolisian melakukan pengamanan.
"Kami juga mempunyai prosedur dalam membantu pengamanan, anggota juga dibekali senjata," ujarnya.
Baca juga:
Pilkada Bekasi, polisi waspadai aksi teror usai vonis Aman Abdurahman
Masa tenang Pilkada 2018, atribut kampanye masih beredar di Bekasi
Kasus ijazah palsu, petahana Pilkada Kota Bekasi dilaporkan ke Bawaslu
DPT dan wajib e-KTP selisih ratusan ribu, KPU takkan tambah surat suara
Jumlah daftar pemilih dengan wajib e-KTP di Bekasi selisih 300 ribu
Dugaan kampanye di sekolah, Cawalkot Bekasi mangkir saat dipanggil Panwaslu