Setnov copot Yorrys dari jabatan Plt Ketua DPD Golkar Papua
Sebagai gantinya, jabatan Yorrys diambil alih oleh Kepala Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar, Aziz Samual, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Papua.
DPP Partai Golkar mencopot Yorrys Raweyai dari jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Papua. Pencopotan Yorrys terungkap dengan keluarnya surat Keputusan DPP Golkar bernomor KEP-221/DPP/GOLKAR/IV/2017 tertanggal 29 April 2017 yang ditandatangani Ketua Umum Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham.
Sebagai gantinya, jabatan Yorrys diambil alih oleh Kepala Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar, Aziz Samual, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Papua.
SK Pencopotan Yorrys dari Plt Ketua DPD Golkar Papua ©2017 Merdeka.com
Setelah resmi ditunjuk, Aziz mengaku mendapat tugas dari DPP untuk segera mempersiapkan penyelenggaraan musyawarah daerah (Musda) Golkar Papua. Musda harus digelar selambat–lambatnya dua bulan, terhitung sejak SK dikeluarkan.
"Saya mendapatkan tugas dari DPP untuk segera melakukan konsolidasi internal. Hari inkli saya di Papua dan sudah bertemu beberapa pengurus," kata Aziz melalui keterangan tertulis, Senin (8/5).
SK Pencopotan Yorrys dari Plt Ketua DPD Golkar Papua ©2017 Merdeka.com
DPP Partai Golkar, kata Aziz, juga memintanya mengonsolidasikan kader-kader di Papua untuk solid membesarkan partai berlambang pohon beringin itu.
"Seluruh kekuatan Golkar di Papua, termasuk kader-kader terbaik akan dirangkul kembali untuk sama-sama membesarkan Partai Golkar," ujar Aziz.
SK Pencopotan Yorrys dari Plt Ketua DPD Golkar Papua ©2017 Merdeka.com
Seperti diketahui, Yorrys di DPP juga menjabat sebagai Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar.
Baca juga:
Bilang Setnov hampir pasti tersangka, Yorrys dapat SP dari Golkar
Santainya Yorrys sebut Setnov hampir tersangka kasus e-KTP
Diusulkan dipecat dari Golkar, Yorrys anggap hanya lucu-lucuan
Yorrys: Mungkin Idrus dan Setnov merasa ucapan saya kurang beretika
Golkar peringatkan Yorrys: Apabila masih melawan maka diberhentikan