LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Setelah 5 April, Pemerintah akan Perketat Kriteria PPKM Mikro

Selain itu, kata dia, Jokowi juga meminta agar kebijakan PPKM Mikro diperluas lagi di lima provinsi lainnya. Airlangga menyebut pemerintah akan melihat data-data kasus Covid-19 per provinsi.

2021-03-26 13:50:14
PPKM
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memperketat kriteria pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro. Hal ini dilakukan setelah perpanjangan PPKM Mikro yang berlaku 23 Maret-5 April 2021 selesai.

"Arahan Bapak Presiden kriteria diperketat, sesudah 5 April kita akan memperketat kriteria PPKM mikro ini," ujar Airlangga dalam konferensi pers usai bertemu Presiden Jokowi melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (26/3).

Selain itu, kata dia, Jokowi juga meminta agar kebijakan PPKM Mikro diperluas lagi di lima provinsi lainnya. Airlangga menyebut pemerintah akan melihat data-data kasus Covid-19 per provinsi.

Advertisement

"Arahan Bapak Presiden PPKM Mikro akan ditambahkan kewilayahannya, setelah 5 April kita akan menambahkan 5 provinsi lagi berdasarkan data-data yang ada," jelasnya.

Adapun dalam PPKM Mikro pada 23 Maret hingga 5 April 2021, pemerintah telah menambah 5 provinsi. Kelima daerah yang memberlakukan PPKM Mikro yakni, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

"Ke depan tentu kita akan terus tingkatkan," ucap Airlangga.

Advertisement

Di sisi lain, dia menyampaikan kasus Covid-19 di Indonesia secara kumulatif 1.482.559 orang dengan positivity rate sebesar 11,49 persen. Sementara itu, kasus aktif Covid-19 secara nasional sebesar 8,45 persen.

Airlangga mengatakan angka ini jauh lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yakni, 17,06 persen. Sedangkan, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia 2,7 persen dimana lebih tinggi daripada rata-rata dunia yang 2,2 persen.

"Recovery rate (kesembuhan) kita juga lebih baik dari dunia, kita 8,8 (persen) dan dunia 8,74 (persen)," kata Airlangga.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Perketat Penanganan Covid-19, Ini Langkah yang Diambil Pemprov Sumut
Selama PPKM Mikro, 80 Persen Kerumunan di Sanur Bali Berkurang
Polda Kalsel Petakan Zonasi Covid-19 Sikapi Pemberlakuan PPKM Mikro
SMRC: 44 Persen Warga Dukung PPKM Ketat Meskipun Penghasilan Menurun
Wagub DKI: 50 Sekolah di Jakarta akan Diuji Coba Belajar Tatap Muka

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.