Seskab bantah pengganti Arcandra berasal dari parpol
"Presiden sedang mendengarkan, mencari dengan seksama beberapa orang yang mungkin bisa ditugaskan," ujarnya
Pasca memberhentikan Arcandra Tahar dari posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak agar segera menunjuk menteri baru. Spekulasi mulai berkembang bahwa Presiden akan menunjuk kader Partai Golkar.
Namun hal ini langsung ditepis Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Menurut Pramono, sampai saat ini belum ada usulan pengganti Arcandra sebagai Menteri ESDM.
"Sampai hari ini tidak ada usulan nama siapa pun. Yang dispekulasikan dari parpol enggak ada," kata Pramono kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/8).
Pramono menegaskan, saat ini Presiden tengah mempertimbangkan siapa sosok yang tepat untuk menggantikan Arcandra.
"Presiden sedang mendengarkan, mencari dengan seksama beberapa orang yang mungkin bisa ditugaskan," jelas Pramono.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menambahkan, dirinya tak ingin menduga-duga siapa tokoh yang layak menjadi Menteri ESDM baru. Dia hanya menegaskan, Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif untuk memilih para pembantunya.
"Ini adalah domain, kewenangan Presiden sebagai hak prerogatif beliau, apakah akan diambil langkah apa tentunya Presiden yang paling tahu," tandasnya.
Seperti diketahui, Arcandra Tahar dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri ESDM pada akhir Juni lalu. Arcandra dilantik menggantikan Sudirman Said.
Baru 20 hari menjabat, Arcandra langsung diberhentikan pada Senin (15/8) karena diketahui berkewarganegaraan ganda, yaitu Indonesia dan Amerika.
Baca juga:
Luhut yakin 1.000 persen Jokowi beri jabatan menteri pada Arcandra
Jangan sampai kursi menteri ESDM jatuh ke tangan politisi
Ini alasan pemerintah masih akan teruskan program Arcandra Tahar
Jadi bos di ESDM, ini hal penting yang akan dilakukan Luhut
Arcandra tak menolak jika nantinya diminta Jokowi jadi menteri
Luhut: Banyak Arcandra lainnya di Amerika mau berbakti di negeri ini