Jadi bos di ESDM, ini hal penting yang akan dilakukan Luhut
Merdeka.com - Arcandra Tahar resmi diberhentikan dengan hormat oleh Presiden Joko Widodo, pada Senin (15/8). Arcandra yang baru 20 hari menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pengganti Sudirman Said ini diberhentikan lantaran memiliki dwi kewarganegaraan, yaitu Indonesia dan Amerika Serikat.
Posisinya kini digantikan sementara oleh Luhut Binsar Panjaitan yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.
Luhut mengungkapkan, selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM, dia akan melakukan beberapa percepatan, termasuk kontrak-kontrak dengan beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
"Sesuai kewenangan yang ada pada saya, saya akan segera lakukan dan itu tidak akan lari pada kebijakan atau skenario buat pak Candra. Kalau ada yang perlu ditandatangani akan saya tandatangani segera," kata Luhut di Jakarta, Rabu (17/8) kemarin.
Selain itu, politisi Golkar ini juga akan melakukan beberapa kebijakan penghematan, seperti harga gas, baik di industri maupun untuk rumah tangga. Dia juga akan membuat formula khusus untuk mengatur harga avtur yang juga masih lebih tinggi agar bisa diturunkan.
"Kita akan melakukan penghematan di sana sini, misalnya harga gas yang terlalu tinggi, kemudian harga avtur terlalu mahal sehingga membuat kita tidak kompetitif. Kita akan buat formula untuk itu. Kita akan lari menuju ke sana tadi,"
"Sudah pernah kita bahas, kita (avtur) lebih mahal 20 persen lebih daripada Singapura. Mereka tidak punya gas kenapa bisa lebih murah dari kita? Itu perlu dicari titik terangnya," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya