Serukan penghematan, kubu Prabowo minta dana pertemuan IMF-World Bank dikurangi
Tim ekonomi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga menyerukan kepada pemerintah agar mengurangi biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF dan World Bank di Bali yang akan berlangsung bulan Oktober ini.
Tim ekonomi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga menyerukan kepada pemerintah agar mengurangi biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF dan World Bank yang akan berlangsung bulan Oktober ini.
Salah satu anggota tim ekonomi Rizal Ramli, heran dana sebesar Rp 830 miliar akan dihabiskan untuk pertemuan yang digelar di Bali tersebut.
"Itu nyaris 70 juta dolar, setahu saya kalau ngadain konferensi internasional cukup 10 juta dolar sudah hebat, mewah, karena tugas penyelenggara nyediain venue, makanan," ujarnya saat menggelar jumpa pers di rumah Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat (5/10).
Rizal menyarankan, untuk fasilitas mobil mewah misalnya, pemerintah bisa meminjam melalui bank-bank. "Kami sedih, dalam suasana keprihatinan, bencana di Palu, Lombok, kok semangat jor-joran enggak berhenti, semangat kemewahan luar biasa. Kita negara yang lagi susah, lagi banyak bencana," ujarnya.
Untuk menghemat biaya penyelenggaraan pertemuan itu, Rizal meminta pemerintah menghemat berbagai hal yang masih bisa dihemat. "Penghematan itu bisa dialihkan untuk membantu rakyat kita di Palu, Donggala, Lombok. Kami tidak akan mengirim perwakilan di pertemuan di Bali sebagai penghematan," pungkasnya.
Baca juga:
Menhub Budi pastikan Bandara Ngurah Rai siap sambut tamu IMF-World Bank 2018
Parade pemberdayaan ekonomi umat turut meriahkan pertemuan IMF- Bank Dunia di Bali
Pengamanan IMF- World Bank, TNI terjunkan kapal laut hingga panser
Jumlah peserta IMF-World Bank diperkirakan mencapai 32 ribu orang
Ini ragam layanan BNI selama pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali
Layani transaksi peserta IMF-World Bank, BNI sediakan kartu debit khusus