Sering dimaki ayah korban alasan Feri perkosa & bunuh siswi SD
Korban yang saat itu sudah dalam keadaan lemah kemudian dicekik hingga akhirnya tewas.
Pembunuhan terhadap seorang siswa SD warga Dusun Banaran, Desa Batursari, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Vina Yuni Astuti (11) bermotif dendam. Pelaku Feri Supratikno (18) kesal karena sering dimaki ayah korban.
Mayat Vina ditemukan pada Sabtu siang di rumah pelaku pembunuhan di Dusun Banaran, Desa Batursari, Kecamatan Sapuran. Mayat bocah nahas itu ditemukan di atas eternit rumah dalam keadaan dibungkus plastik kemudian dimasukkan ke dalam kardus
Feri yang saat ini ditahan di Mapolres Wonosobo, mengaku, menghentikan korban di depan rumahnya saat berangkat mengaji pada Selasa (25/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu kondisi kampung sedang sepi karena ada pengajian.
Ia mengatakan, setelah korban berhasil dimasukkan ke dalam rumah kemudian dibekap dan diperkosa. Korban yang saat itu sudah dalam keadaan lemah kemudian dicekik hingga akhirnya meninggal.
Menurut dia perbuatan tersebut dilakukan karena dendam terhadap orangtua korban, Mahiroh (40) yang sering marah-marah terhadap pelaku.
Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Sunarto mengatakan mayat korban untuk sementara diotopsi di RSUD dan menunggu tim medis dokter polisi Polda Jateng. Pelaku sudah diamankan di tahanan Mapolres Wonosobo dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
Baca juga:
Siswi SD diperkosa lalu dibunuh, mayat ditaruh di atas eternit
Ngaku intel Batalyon Jayapura, 10 tukang bangunan perkosa gadis
Baru kenal diajak mabuk, gadis remaja digilir empat pemuda
Pelajar Malaysia nyaris diperkosa di sekolah
ABG Sumsel dijadikan budak nafsu ayah kandung dan tirinya