Serang warga hingga gigit telinga polisi, pria diduga rampok didor
Serang warga hingga gigit telinga polisi, pria diduga rampok didor. "Diduga masih ada korban lain akibat dari perbuatan tersangka dan masih didata oleh anggota di lapangan."
Brigadir Zul Abdi, anggota Polsek Kuantan Mudik, Riau, menjadi korban kekerasan saat berniat mengamankan seorang pria yang diduga perampok. Peristiwa ini bermula saat warga bernama Adison melintas di kawasan Lubuk Jambi sampai ke Kecamatan Logas.
Tiba-tiba dia diserang pria bernama Yus Winarso (32). Warga Desa Titian Resak Kabupaten Indragiri Hulu itu diduga hendak melakukan perampokan.
Adison dianiaya hingga mengalami luka berat. Beberapa kendaraan yang melintas berusaha menolong. Bukannya takut, Yus malah menyerang mereka yang berusaha menolong Adison.
Yus sempat menyerang Hengki Purnomo, sopir batubara, dengan sebuah besi. Hengki sampai mengalami luka robek di kepala. Besi yang sama juga digunakan Yus untuk merusak mobil tangki Crude Pulm Oli yang dikemudikan Zulkifli Simbolon. Kemudian, mobil yang dikemudikan Sugiono juga kacanya dipecah. Tak tanggung-tanggung, warga lainnya atas nama Panghiutan Sitorus juga menjadi sasaran kebrutalan Yus.
"Saat pelaku menganiaya para korban, ada anggota polisi Brigadir Zul Abdi yang berada tidak jauh dari lokasi. Kemudian anggota itu berusaha menolong dan menghentikan perbuatannya. Tapi polisi itu juga dianiaya oleh pelaku dengan besi dan telinganya digigit sampai putus," kata Kapolres Kuantan Singingi AKBP Dasuki Herlambang kepada merdeka.com, Selasa (4/4).
Zul sempat melakukan perlawanan. Namun pada akhirnya dia ambruk. Yus coba kabur dengan Avanza miliknya. Di perjalanan, ban mobil pelaku bocor.
"Lalu petugas yang mengejarnya dari arah belakang dan menyuruh untuk menyerahkan diri. Tapi pelaku berusaha melawan sehingga ditindak tegas dengan senjata api," kata Dasuki.
Tembakan pistol ke udara, tak dihiraukan pelaku. Dia tetap berupaya menyerang balik. Polisi terpaksa melepaskan tembakan kedua kalinya, dan mengenai dada bawah sebelah kiri pelaku dan kaki kanannya.
"Saat ini pelaku dan polisi yang menjadi korban penganiayaannya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru dari Puskesmas Koto Baru untuk perawatan," jelas dia.
Barang bukti yang diamankan polisi dari lokasi perampokan di antaranya 1 baju PDH polisi atas nama Zul Abdi dengan pangkat terpasang brigadir, 1 handphone, 1 tas wanita warna hitam, 1 kunci roda dan potongan besi baja panjang yang digunakan pelaku untuk memukuli semua korbannya.
"Diduga masih ada korban lain akibat dari perbuatan tersangka dan masih didata oleh anggota di lapangan," tutup Dasuki.
Baca juga:
Lunasi utang, pasutri rampok mobil box isi elektronik Rp 400 juta
Polisi belum terima laporan perampokan juragan gabah di Balaraja
90 Persen kasus pembobolan bank di Indonesia libatkan orang dalam
Rampok pembunuh tauke karet dibekuk, 1 tewas didor,1 kabur ke sungai
Merampok sejumlah toko, 6 mahasiswa di Yogyakarta dibekuk polisi
Dipaksa suami, Keke pura-pura jadi PRT buat kuras harta majikan
Perampok di Meksiko diamuk ratusan warga, tangannya dipotong