LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sepanjang 2017 terjadi 2.709 kasus curanmor di Sumatera Barat

Polda Sumatera Barat mencatat, kasus paling tinggi sepanjang 2017 adalah pencurian kendaraan bermotor. Total kasus curanmor sepanjang 2017 berjumlah 2.709 kasus. Secara keseluruhan kasus tindak pidana yang terjadi di Sumbar sepanjang 2017 menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

2017-12-30 02:38:00
Kaleidoskop 2017
Advertisement

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat, kasus paling tinggi sepanjang 2017 adalah pencurian kendaraan bermotor. Total kasus curanmor sepanjang 2017 berjumlah 2.709 kasus.

"Sedangkan untuk kasus yang menonjol lainnya disusul tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) berjumlah 2.538 kasus. Selanjutnya, kasus penipuan 976 dan kasus penggelapan 926 menjadi urutan ketiga dalam tindak pidana yang selama ini terjadi di Sumbar," kata Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal, Jumat (29/12).

Namun Fakhrizal menambahkan, secara keseluruhan kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya sepanjang 2017 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Kasus pidana tahun ini berjumlah 14.710 kasus, sedangkan tahun lalu mencapai 17.498 kasus. Artinya terjadi penurunan 2,5 persen.

Advertisement

"Sedangkan untuk penyelesaian dari semua total tindak pidana di tahun ini berjumlah 6.671 kasus sedangkan tahun sebelumnya 8.202 kasus," terangnya.

Dari sekian banyak tindak pidana yang ditangani, Fakhrizal mengaku kasus narkoba menjadi perhatian. "Tahun ini 803 kasus dengan jumlah tersangka 1.047 orang dan sedangkan tahun sebelumnya 824 kasus dengan jumlah tersangka 1.110 orang," ucapnya.

Untuk barang bukti narkoba di tahun ini jumlahnya meningkat tajam. Barang bukti narkoba yang disita antara lain 475,37 kilogram ganja. Sedangkan sabu pada tahun ini mencapai 6879,34 gram. Pil ekstasi sebanyak 40.000 butir pil merk hexymer ditambah 600 butir pil alpazolam serta 47 butir erimin berhasil disita.

Advertisement

Jenderal bintang dua ini mengakui, kasus narkoba di Sumbar menjadi perhatian karena sudah merambah ke aparat penegak hukum. Untuk itu, dalam mengantisipasi pihaknya selalu memperketat pengawasan dan peredaran hingga ke perbatasan wilayah.

Baca juga:
Polres Jakbar bentuk Satgasus usut kasus mandek di tahun 2017
Kapolri sebut kejahatan di 2017 menurun, ada 291.748 kasus
Selama 2017 terjadi 2.205 kasus kejahatan di Bandung, turun 41 persen dibanding 2016
Orang tak dikenal coba bakar SPBU di Medan
Ambil paksa mobil & aniaya konsumen, 2 debt collector ditangkap polisi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.