'Seorang seniman harus punya sikap politik'
Kebanyakan aparat keamanan tak paham mengenai substansi kritik yang ditransformasikan dalam seni mural.
Seniman Street Art, The Popo menegaskan bahwa membuat mural bukan perbuatan kriminal. Oleh karenanya setiap ada petugas keamanan datang saat dia berkarya di tembok jalanan, Popo memilih tidak kabur dan menjelaskan mengenai apa yang sedang dia gambar.
"Seorang seniman harus punya sikap politik. Setiap kali ada Satpol PP atau Polisi saya enggak kabur. Saya enggak merasa bersalah," kata Popo di Kawasan Kuningan Madya, Jakarta Selatan, Jumat (3/7).
Menurut Popo, saat menjelaskan pada pihak keamanan, di sana muncul ruang edukasi bagi mereka. Kebanyakan aparat keamanan tak paham mengenai substansi kritik yang ditransformasikan dalam seni mural.
Pernah suatu kali dia membuat mural dengan slogan, 'Ayo warga awasi janji, pemimpin kita amnesia, suka lupa sama warga'. Kala itu suhu politik sedang panas. Sedangkan pihak keamanan yang menghampirinya awalnya marah-marah seolah apa yang dia lakukan merupakan tindakan pelanggaran hukum berat. Intimidasi aparat muncul di awal. Selain menganggap merusak fasilitas umum, aparat keamanan itu menuduh Popo menjatuhkan salah satu kandidat Pemilu.
"Jangan menjelekin salah satu kandidat. Ternyata kata polisi itu saya menjelekin salah satu pihak," kata Popo.
Karya mural The Popo melalui viral dan mural kerap syarat dengan intuisi politik. Nada kritik dia utarakan dengan lapisan humor yang kuat, sehingga penikmat karyanya menganggap bahwa itu kritik yang satir.
Pernah pula seniman yang mengaku tak bisa menggambar realis ini mencoba memberi karakter Susilo Bambang Yudhoyono dari sudut pandang seorang seniman. Dia memplesetkan singkatan SBY dengan akronim 'Selow BoY'. Dia mengkritik SBY sebagai presiden yang pada masa kepemimpinannya ramai gejolak sosial politik, namun secara personal SBY justru asik launching album musik dan buku puisi.
"Saya bikin karakter Selow. Elo seorang seniman menggambarkan karakter pemimpin. Gimana lagi yang lain bakar ban ramai-ramai, dia nyante malah bikin album," tandasnya.
Baca juga:
Diskusi kebebasan berekspresi di Malaysia dan Indonesia
Ini sosok Tatang S, komikus yang memopulerkan tokoh Petruk dkk
Aksi nekat musisi Brasil bermain piano sambil melayang di udara
Seniman ini bikin lukisan klasik di sayap kupu-kupu
Protes pemerintah India, pria ini bawa buaya ke tengah jalan