LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Seorang Pasien Covid-19 RSUD dr Moewardi Solo Kabur

“Iya benar, tadi pagi ada pasien yang melarikan diri. Kami sudah berkoordinasi dan melaporkan ke Dinas Kesehatan," ujar Cahyono.

2020-10-27 18:35:35
Covid-19
Advertisement

Salah seorang pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo yang sedang menjalani perawatan melarikan diri alias kabur. Manajemen rumah sakit milik Pemprov Jawa Tengah itu telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kota Solo, padaSelasa (27/10) pagi.

Dikonfirmasi wartawan, Direktur Utama RSUD dr Moewardi, Cahyono Hadi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo.

“Iya benar, tadi pagi ada pasien yang melarikan diri. Kami sudah berkoordinasi dan melaporkan ke Dinas Kesehatan," ujar Cahyono.

Advertisement

Terpisah, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo membenarkan kabar tersebut. Pihaknya pun segera melakukan upaya pencarian, termasuk dengan melibatkan Jogo Tonggo.Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Ini masih dicari, tapi belum ketemu. Kita sudah meminta relawan Jogo Tonggo di wilayahnya untuk mencari informasi keberadaan pasien itu,” jelasnya.

Selain upaya pencarian, pihaknya juga meminta keluarga pasien agar segera melaporkan ke Satgas Penanganan Covid-19, jika pasien tersebut pulang ke rumah.

Advertisement

“Pasien yang melarikan diri dari rumah sakit ini warga Kecamatan Jebres. Kita sudah minta keluarga untuk melaporkan ke Satgas kalau saja pasien pulang ke rumah,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan, Siti Wahyuningsih mengaku sudah mendapat informasi tersebut. Titi mengaku sudah berkoordinasi dengan kecamatan dan puskesmas untuk mencari keberadaan pasien.

"Saya sudah dilapori dari rumah sakit. Puskesmas sudah bergerak menggunakan APD (alat pelindung diri) untuk mencari keberadaan pasien," jelasnya.

Termasuk juga, mencari keberadaan pasien positif Covid-19 ke rumahnya. “Sebenarnya kalau ada pasien positif Covid-19 tidak betah di rumah sakit, bisa menjalani karantina di rumah. Asalkan pasien tersebut tidak bergejala. Tapi kalau pasien bergejala harus dirawat di rumah sakit," pungkas dia.

Baca juga:
Dokter Belgia Tertular Covid-19 Diminta Tetap Bekerja di Tengah Lonjakan Pasien
Satgas Covid-19: Pandemi Tak Mengenal Libur, Pilihan Terbaik di Rumah Saja
Satgas Sebut Libur Panjang Berdampak Pada Kenaikan Kasus Covid-19 di Tingkat Nasional
LPS: Sudah Ada 7 Bank Gagal
Satgas Covid Luncurkan BLC, Sistem Deteksi Pelanggar Protokol Kesehatan

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.