LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Seorang Anggota Polisi Ditemukan Tewas Tergantung di Mapolres Dairi Sumut

Seorang anggota polisi ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di ruang kerjanya yang berada di Mapolres Dairi, Sumatera Utara.

Selasa, 14 Jan 2025 15:18:00
bunuh diri
Ilustrasi jenazah atau mayat. (Unsplash) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Seorang anggota polisi ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di ruang kerjanya yang berada di Mapolres Dairi, Sumatera Utara (Sumut). Kejadian tragis ini berlangsung pada hari Senin, 13 Januari 2025, dan melibatkan seorang anggota polisi berinisial Bripda FAA yang bertugas di Polres Dairi.

Menurut informasi yang beredar, rekan-rekan sesama polisi adalah orang pertama yang menemukan korban dalam keadaan meninggal. Mereka merasa curiga karena pintu ruang kerja Bripda FAA dalam keadaan terkunci.

Akhirnya, salah satu rekan kerja mengambil inisiatif untuk mendobrak pintu dan menemukan Bripda FAA sudah tidak bernyawa di ruang kerjanya yang berlokasi di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Sebelum kejadian ini, rekan-rekannya sempat melihat Bripda FAA menjalankan tugasnya di Bagian BA Sie TIK Polres Dairi saat acara pisah sambut Kapolres Dairi yang baru pada Jumat, 10 Januari 2025.

Advertisement

Pada acara tersebut, Bripda FAA diketahui memutar lagu 'Sampai Jumpa' yang dipopulerkan oleh Endank Soekamti. Sejak hari itu, ia tidak terlihat lagi hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di ruang kerjanya.

Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya dan menimbulkan banyak pertanyaan mengenai penyebab kematiannya.

Advertisement

Selidiki Penyebab Kematian

Kapolres Dairi, AKBP Faisal Andri Pratomo, mengkonfirmasi bahwa peristiwa tersebut benar adanya. Ia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kehilangan anggotanya.

"Keluarga besar Polres Dairi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Bripda FAA. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan YME," ucapnya.

Saat ini, Polres Dairi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai kejadian ini dan agar mempercayakan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian.

Faisal menekankan pentingnya untuk tidak membuat spekulasi mengenai kematian Bripda FAA. "Kami minta tidak ada spekulasi terhadap kematian Bripda FAA, percayakan proses penyelidikan kepada Polisi. Mohon doa semuanya," tegasnya.

Dengan adanya pernyataan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang. Kejadian ini tentu menjadi perhatian bagi semua pihak, terutama bagi keluarga dan rekan-rekan almarhum yang sedang berduka.

Jenazah Dibawa ke Rumah Nenek Korban

Jenazah Bripda FAA yang ditemukan meninggal di ruang kerjanya di Mapolres Dairi, kini telah dibawa ke rumah duka yang terletak di Jalan Besar Sibiru-biru, Gang Wargo, Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.

Proses pemindahan jenazah berlangsung pada hari Senin, 13 Januari 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Salah satu tetangga bernama Kiki menyatakan bahwa jenazah FAA dibawa ke rumah neneknya, bukan ke rumah orangtuanya yang berada di Kecamatan Sunggal.

Kiki menambahkan bahwa sejak kecil, FAA tinggal bersama neneknya di Desa Selamat, sementara orangtuanya menetap di kompleks pabrik tempat mereka bekerja. Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar (SD), FAA mengikuti kedua orangtuanya pindah.

"Ini tempat neneknya. Orang tuanya di Diski," ungkap Kiki mengenai situasi tersebut.

Sejumlah individu terlihat memasuki rumah duka secara bergantian. Di antara mereka, terdapat seorang pria berpakaian seragam polisi yang turut hadir bersama rekan-rekannya untuk melayat kepada keluarga yang berduka.

Dalam suasana yang penuh kesedihan itu, kehadiran Bripda FAA dan kolega-koleganya menambah kesan bahwa banyak yang peduli dan menghargai momen terakhir almarhum.

Advertisement

Kehadiran mereka menunjukkan rasa simpati dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Berita Terbaru
  • Efisiensi Anggaran Pelatnas Akuatik: PB Akuatik Pulangkan Atlet Asian Games 2026
  • Insiden Kereta Bekasi Timur: Menhub Dudy Purwagandhi Tegaskan Pelajaran Penting Keselamatan Transportasi
  • Aceh Perpanjang Status Transisi Darurat Bencana 90 Hari untuk Percepat Pemulihan
  • Timnas Hoki Putri Indonesia Incar Perunggu Kualifikasi Asian Games 2026
  • Piala Thomas 2026: Indonesia Tertinggal 0-2 dari Prancis, Alwi Farhan Akui Tekanan Besar
  • berita update
  • bunuh diri
  • gantung diri
  • polisi bunuh diri
Artikel ini ditulis oleh
Editor Achmad Fikri Fakih Haq
R
Reporter Reza Efendi, Ahmad Apriyono, Harun Mahbub
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.