LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Seniman Indonesia dan mancanegara kolaborasi dalam panji gunung

Mengapresiasi kisa Romeo dan Juliet era Kerajaan Kediri yang dikenal dengan cerita Panji, dua penari asal Finlandia dan Mexico menggelar tari kolaborasi dengan seniman Indonesia di pelataran Goa Selomangleng, Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (15/10).

2017-10-16 00:36:00
Kesenian
Advertisement

Mengapresiasi kisah Romeo dan Juliet era Kerajaan Kediri yang dikenal dengan cerita Panji, dua penari asal Finlandia dan Mexico menggelar tari kolaborasi dengan seniman Indonesia di pelataran Goa Selomangleng, Desa Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (15/10).

Pagelaran seni Panji gunung ini diawali kirab gunungan hasil bumi dari depan Museum Airlangga menuju ke pelataran Goa Selomangleng Kota Kediri. Para seniman lokal dan mancanegara kemudian melakukan ritual sebagai bentuk doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebelum memulai pertunjukan.

"Pagelaran seni lintas etnis ini sebagai upaya melestarikan sejarah nonkebendaan, serta meningkatkan kunjungan wisata ke Goa Selomangleng Kota Kediri. Tempat di mana Dewi Kilisuci Putri Prabu Airlangga Raja Kahuripan melakukan lelaku," kata Kepada Disbubarpora Kota Kediri Nur Muhyar.

Usai jeda ritual, para seniman menampilkan tarian kontemporer dengan mengambil tema Panji Gunung. Konsep ini berpijak pada cerita Raden Panji Asmorobangun saat melakukan pertapaan di padepokan bibinya Dewi Kilisuci di Goa Selomangleng.

Cerita pengembaraan Panji dan Dewi Sekartaji tersebut berusaha dieksplorasikan oleh Mintari dan Imin dari Mintari Dance Solo. Mereka membawakan tarian kontemporer berjudul Sengkalang, sebuah tarian yang menggambarkan bentuk syukur dan harapan agar dalam setiap proses kehidupan manusia, yang dimulai dari kelahiran senantiasa diberikan kemudahan.

Sementara warna merah putih dalam latar tarian tersebut sebagai perwujudan darah yang memiliki makna bentuk manusia sejati yang tak memiliki kekuatan. Sehingga sudah selayaknya semuanya dikembalikan kepada Sang Maha Pencipta.

Selanjutnya dua penari asal Mo Teather Finlandia Maria Salangina bersama Onsku membawakan tarian garis tipis, yang menggambarkan perbedaan ruang dan waktu nyata dan tak nyata. Mereka berusaha mengajak audiens untuk mengalami perjalanan kembali ke diri. Seniman asal Finlandia ini berkolaborasi dengan Victor Hugo dari Mexico dan Sri Maria dari Indonesia.

Selain mereka masih ada penari dari Padepokan Lemah Putih Surakarta dan Ella Dance dari Kediri, pagelaran seni ini rutin digelar Pemkot Kediri melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Dan Olahraga sebagai upaya untuk mendongkrak kunjungan wisata.

Pagelaran seni panji gunung ini diakhiri dengan penampilan Ayu Laksmi, seniman asli Bali. Hingga selesai acara kegiatan berlangsung cukup meriah, animo masyarakat dalam dan luar daerah yang cukup tinggi.

Baca juga:
Pagelaran seni Panji Gunung di Gua Selomangleng
Kerukunan warga Kaliori dalam wajah Seribu Hanoman
Mbah Rasimun, maestro seni payung kertas asal Kota Malang
Membongkar hasrat kuasa di atas kanvas
Kisah pemuda Sudan Selatan suarakan perdamaian lewat kesenian

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.