Sempat absen pemeriksaan, Nurhayati Ali Assegaf kembali diperiksa KPK terkait e-KTP
Sempat absen pemeriksaan, Nurhayati Ali Assegaf kembali diperiksa KPK terkait e-KTP. Panggilan kali ini merupakan penjadwalan ulang setelah politikus Demokrat berhalangan hadir karena kegiatan dinas ke Lithuania.
Anggota DPR Nurhayati Ali Assegaf, kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diminta keterangannya sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung. Panggilan kali ini merupakan penjadwalan ulang setelah politikus Demokrat berhalangan hadir karena kegiatan dinas ke Lithuania.
"Iya benar hari ini ada pemanggilan Nurhayati Ali Assegaf untuk pemeriksaan sebagai saksi atas tersangka MOM, dan IHP," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (26/6).
Selain memanggil Nurhayati, penyidik KPK juga memanggil sejumlah saksi yakni mantan Ketua DPR periode 2009-2014 Marzukie Alie, mantan anggota DPR Djamal Aziz dan Taufiq Effendi.
Saksi dari pihak swasta, Alexander Wuryanto, juga menjadi saksi pada perkara korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.
Sejumlah nama saksi yang hari ini dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi, kerap disebut menerima aliran uang oanas dari proyek e-KTP. Termasuk nama baru yakni Nurhayati Assegaf muncul dalam sidang e-KTP dengan terdakwa Direktur PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo beberapa waktu lalu.
Dalam sidang, Irvanto Hendra Pambudi yang dihadirkan sebagai saksi menyebut Nurhayati menerima uang sebesar USD 100 ribu dari proyek e-KTP. Irvanto yang merupakan keponakan Setya Novanto ini disebut sebagai kurir pemberian uang kepada sejumlah anggota DPR.
Baca juga:
Waketum Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mangkir pemeriksaan KPK
KPK periksa Waketum Demokrat Nurhayati Assegaf terkait kasus korupsi e-KTP
KPK telusuri dugaan dana e-KTP mengalir ke Nurhayati Assegaf
Waketum Demokrat sebut AHY belum final diusung jadi cawapres di 2019
Waketum Demokrat Nurhayati diseret keponakan Setnov terima duit e-KTP
KPK telusuri aliran duit korupsi e-KTP ke Nurhayati Assegaf
Demokrat prihatin kadernya disebut terima fee proyek e-KTP