Semangati kader TMP, dua perempuan penakluk Everest berbagi inspirasi
Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari adalah perempuan pertama Indonesia yang berhasil melakukan ekpedisi The Seven Summit atau ekspedisi pendakian 7 gunung tertinggi di dunia.
Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari adalah perempuan pertama Indonesia yang berhasil melakukan ekpedisi The Seven Summit atau ekspedisi pendakian 7 gunung tertinggi di dunia.
Mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan itu hadir di sela-sela pelatihan public speaking dan door to door campaign yang dilaksanakan oleh DPD Taruna Merah Putih Jawa Barat, yang dilaksanakan di Gor Bikasoga Kota Bandung pada Minggu (3/6).
Hilda dan Siska tergabung dalam organisasi Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Katolik Parahyangan (Mahitala Unpar). Inspirasi disampaikan oleh Siska atas apa yang mereka lakukan kepada kader TMP, agar semangat dan berjuang dengan apa yang dilakukan.
"Harapan kami, agar semangat yang kami miliki bisa menular. Siapapun, dari manapun berasal, kalau punya tujuan, maka akan selalu ada jalan," kata Siska yang berdarah Manado ini.
Maruarar Sirait yang baru menyaksikan pelantikan DPD TMP Jawa Barat mengingatkan kader-kadernya untuk memiliki semangat juang yang tinggi seperti 2 mahasiswi ini, "Kalian mesti mencontoh semangat juang dari Hilda dan Siska. Tidak banyak orang yang memiliki semangat juang seperti mereka" kata Ara, yang juga anggota Komisi XI DPR RI itu.
Sementara Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan dukungan dana Siska dan Hilda. Hasto merasa kagum dengan apa yang dicapai mereka. "Saya merasa dengan apa yang kalian capai. Tentunya bukan hal yang mudah untuk mencapai ini. Mungkin saya belum tentu bisa melakukannya," kata Hasto.
Baca juga:
Taruna Merah Putih Jabar berganti pengurus, kini dipimpin Brando Susanto
PDIP: Bulan Bung Karno momen perkuat Gus Ipul-Puti
Polemik BPIP, Prananda Prabowo tulis surat terbuka minta kader PDIP tenang
Warga minta Maruarar Sirait rehabilitasi rumah tak layak huni di Desa Pasir Nanjung
Aksi di HI, forum pekerja media minta pemerintah usut penyerangan radar Bogor