LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Selain di Karantina, Dokumen Kerja 49 Warga China di Kendari Harus Dicek Ulang

Apalagi 49 TKA tersebut berasal dari China. China, diketahui sebagai negara yang menjadi lokasi awal penyebaran penyakit yang kini menjadi pandemi tersebut.

2020-03-18 14:59:05
Corona
Advertisement

Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen menilai perlu ada karantina terhadap 49 TKA asal China di Kendari. Alasan kesehatan, lanjut dia, merupakan pertimbangan utama.

"Di tengah merebaknya penyebaran virus Corona (Covid-19), tentu tindakan ketat untuk memeriksa pekerja asing yang masuk ke Indonesia menjadi penting," kata dia kepada wartawan, Rabu (18/3).

Apalagi 49 TKA tersebut berasal dari China. China, diketahui sebagai negara yang menjadi lokasi awal penyebaran penyakit yang kini menjadi pandemi tersebut.

Advertisement

"Tentu sangat wajar jika perlu ada karantina setiba di Indonesia. Bukan kita rasis, tapi ini prosedur internasional yang mengaku pada regulasi WHO," ujar dia.

Dia menegaskan, meski, dari dokumen yang tersiar, mereka telah dikarantina selama 14 hari Thailand, ada baiknya mereka melakukan proses yang sama di Indonesia. "Untuk mengurangi kemungkinan buruk penyebaran virus corona."

Berdasarkan data imigrasi kelas II Kendari, lanjut dia, pekerja asal China ini datang pada tanggal 15 Maret 2020. Mereka tiba di Bandara Haluoleo, Kendari dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA-696.

Advertisement

Data dari Kantor Kemenkumham Sulawesi Tenggara menyatakan pekerja ini tiba di Thailand pada 29 Februari, lalu berangkat ke Jakarta pada 15 Maret 2020 lalu. Sejumlah pekerja asal China itu telah dikarantina di Thailand selama 14 hari, terbukti dengan dokumen yang diverifikasi oleh Pewakilan RI di Bangkok Thailand pada 15 Maret 2020.

"Penting untuk verifikasi dokumen kerja mereka. 49 pekerja asing asal China harus diperiksa secara detail dokumen-dokumen kerja mereka," ungkapnya.

"Saya percaya proses sudah sesuai dengan baik, tapi perlu ada verifikasi ulang di tengah perhatian publik terhadap persebaran virus Corona. Jangan sampai, ini melonggarkan proses verifikasi data untuk dokumen-dokumen ketenagakerjaan," tegasnya.

Dia pun mengimbau warga Kendari dan sekitarnya untuk tidak panik dan khawatir. Politisi PDIP ini berharap warga Kendari dan sekitarnya untuk tetap fokus dan tidak perlu khawatir berlebihan.

Dia memastikan, pihaknya akan mendorong pemerintah dan instansi terkait untuk memeriksa kesehatan, dan bila perlu langkah selanjutnya karantina, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Dan, mari sama-sama menjaga ketahanan tubuh kita seraya menjaga jarak, hindari keramaian, dan sebisa mungkin mengurangi aktifitas di luar rumah jika dirasa tidak penting. Mari sama-sama bekerja keras dan berdoa agar problem virus Corona (Covid-19) ini bisa tertangani, dan kita semua diberikan kesehatan," tandasnya.

Baca juga:
CEK FAKTA: Tidak Benar Ada Pasien Terdiagnosa Virus Corona di RS Syarif Hidayatullah
Makin Mahal, Harga Masker di Pasar Pramuka Rp500.000/Boks Imbas Virus Corona
Warga Bekasi yang Alami Gejala Mirip Corona Akan Dijemput dan Dibawa ke RS
Pasien Dalam Pengawasan Meninggal di RSUP Adam Malik Picu Keresahan Warga Medan
CEK FAKTA: Informasi Presiden Donald Trump Luncurkan Vaksin Virus Corona Tidak Benar
Viral Tenaga Medis di Irak Salat dengan Baju Hazmat, Ini Potretnya

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.