Pasien Dalam Pengawasan Meninggal di RSUP Adam Malik Picu Keresahan Warga Medan
Merdeka.com - Meninggalnya seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di RSUP H Adam Malik Medan memunculkan kekhawatiran. Warga resah karena pasien itu dikabarkan sebagai seorang dokter spesialis paru-paru.
Dalam pesan di media sosial disebut bahwa dokter itu berusia 49 tahun dan mempunyai riwayat perjalanan ke Yerusalem, Israel, dan singgah di Italia. Dia diisolasi di RSUP H Adam Malik Medan sejak akhir pekan lalu.
"Kabar yang beredar di medsos yang bersangkutan dokter paru. Kita jadi khawatir, karena seorang dokter ahli paru-paru jadi PDP dan meninggal. Belum lagi kalau positif, yang jadi pertanyaan apakah yang bersangkutan pernah praktik dan sebagainya," ucap Syahputra (31), seorang warga Medan.
Di tengah kekhawatiran publik, instansi terkait tidak memberikan penjelasan lengkap mengenai kejadian ini. Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik Medan Rosalinda Dorothy Simanjuntak hanya membenarkan seorang PDP meninggal dunia. Dia tak menampik jika pasien mempunyai riwayat dari Israel.
Begitu ditanya tentang informasi di media sosial yang menyebut pasien itu adalah dokter spesialis paru-paru. "Maaf tidak ada keterangan pers ya. Silakan menunggu informasi resmi langsung dari jubir pemerintah," tulisnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan pun tidak menjawab saat ditanya tentang profesi PDP yang meninggal dunia. "Nantilah," ucapnya.
Dia hanya mengatakan, PDP itu memiliki riwayat perjalanan ke Israel dan Italia. "Saya tidak begitu persis tahu, tapi mereka pulang dari Yerusalem singgah di Italia, itu ada satu grup. Itu sedang kita telusuri," ujarnya, Rabu (18/3)
Alwi menjelaskan pasien yang meninggal merupakan PDP 01 dari 8 PDP yang di rawat di RSUP Adam Malik. Pasien meninggal dunia, Selasa (17/3) pukul 20.45 dan telah diserahkan ke keluarganya.
Namun Alwi belum dapat memastikan apakah PDP 01 itu positif atau negatif corona. Pihaknya masih menunggu informasi dari Balitbag Kemenkes.
Namun kata dia, tim Dinas Kesehatan Sumut menelusuri riwayat kontak PDP yang meninggal dunia. "Iya nanti akan telusuri, saya belum tahu persis , tim saya sudah bekerja untuk itu , nanti saya akan dapat laporannya," ujar Alwi.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya