Sekolah Tatap Muka Mau Dibuka, Ekstrakurikuler Masih Dilarang
Ia wanti-wanti jangan sampai karena sudah sekian bulan belajar dari rumah, maka menjadi euforia sehingga menjadi lepas kendali.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendukung langkah Mendikbud Nadiem Makarim terkait pembukaan kembali sekolah tatap muka. Namun, ia meminta agar kegiatan ekstrakurikuler tetap dilarang.
"Selain protokol kesehatan yang disampaikan mas Nadiem tadi, harus menghindari kegiatan kerumunan yang lain. Terutama ekstrakurikuler," kata Tito saat diskusi daring terkait Pengumuman Keputusan Bersama panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19 yang dipantau di Jakarta, Jumat (20/11).
"Jangan sampai terjadi kerumunan yang tidak bisa jaga jarak," sambungnya.
Ia wanti-wanti jangan sampai karena sudah sekian bulan belajar dari rumah, maka menjadi euforia sehingga menjadi lepas kendali.
"Jangan sampai karena sudah sekian bulan euforia, kemudian lepas kendali, pengawasan kurang, sekolah kemudian adakan kegiatan ekstrakurikuler, mengundang kerumunan, sehingga menjadi penularan," tegasnya.
Perlu Peran Kominfo
Selain itu, Tito juga mengharapkan peran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta humas tiap kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi.
"Supaya ada sosialisasi bahwa setiap anak-anak perlu ada proteksi dengan meyakinkan bahwa mereka mengikuti protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan lain-lain. Kemudian juga peranan orang tua, penting. Ini peran penting."
Baca juga:
Pemprov DKI Belum Putuskan Sekolah Tatap Muka
Satgas Tegaskan Sekolah Tatap Muka akan Dihentikan Jika Ancam Keselamatan
Nadiem Perbolehkan Sekolah Tatap Muka 2021, Pemprov Jabar Masih Perlu Pembahasan
Mendikbud Sebut Orangtua Boleh Larang Anak Ikut Belajar Tatap Muka
Menteri Agama Setuju Belajar di Sekolah Kembali Dibuka 2021
Mendikbud Perbolehkan Sekolah Tatap Muka di Semester Genap