LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sekda Papua Ngaku Hanya Menampar Penyidik KPK Bukan Memukul

Sebelumnya, Gilang Wicaksono bersama rekannya melaporkan kejadian pemukulan yang dialaminya saat bertugas. Penganiayaan diduga karena mengambil foto tanpa izin saat rapat antara Pemprov Papua dengan anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur pada Sabtu (2/2) malam.

2019-02-19 13:53:48
penganiayaan
Advertisement

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Papua T.E.A Hery Dosinaen meminta maaf kepada seluruh pegawai dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya kepada Gilang Wicaksono atas emosinya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2) lalu. Permohonan maaf ini ia sampaikan usai jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, selama hampir 11 jam lamanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Hery telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan itu berdasarkan alat bukti yang dimiliki kalau Hery melakukan pemukulan terhadap Gilang.

"Memukul," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/2).

Advertisement

Namun, saat dalam pemeriksa pada Senin (18/2) kemarin kalau Hery hanya melakukan penamparan.

"Tetapi dalam pemeriksaan, dia menampar, keterangannya menampar," kata Argo.

Terkait tidak ditahannya Hery meski sudah berstatus tersangka, Argo mengatakan hal itu kewenangan dari penyidik.

Advertisement

"Yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan karena subjektivitas penyidik, contoh salah satunya yang bersangkutan kooperatif, kemudian sebagai pejabat publik, kemudian dia juga ada surat dari kuasa hukumnya mohon tidak dilakukan penahanan karena masih ada pekerjaan yang masih harus dilaksanakan," tutur Argo.

Sebelumnya, Gilang Wicaksono bersama rekannya melaporkan kejadian pemukulan yang dialaminya saat bertugas. Penganiayaan diduga karena mengambil foto tanpa izin saat rapat antara Pemprov Papua dengan anggota DPRD Papua di Hotel Borobudur pada Sabtu (2/2) malam.

Beberapa pihak Pemprov Papua datang menghampiri karena tidak terima difoto. Pihak pemprov sempat menanyakan identitas mereka. Meski sudah mengetahui pegawai KPK, namun sejumlah orang tetap menganiaya hingga wajah pegawai KPK tersebut luka memar dan sobek

Baca juga:
Selain Kooperatif, Ini Alasan Polisi Tak Menahan Sekda Papua
Jadi Tersangka Penganiaya Pegawai KPK, Sekda Papua Tak Ditahan Karena Kooperatif
Jadi Tersangka, Sekda Papua Minta Maaf ke Pimpinan KPK Pukul Pegawai Karena Emosi
Sekda Papua Jadi Tersangka, KPK Siap Bantu Polisi Usut Kasus Penganiayaan Pegawainya
Sekda Papua Resmi Berstatus Tersangka, Polisi Belum Pastikan Penahanan
Polisi Tetapkan Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.