Secara Masif, BIN Kalsel Geber Vaksinasi Covid-19 Massal
Di Kabupaten Barito Kuala sendiri, kata Heri, Binda Kalimantan Selatan melaksanakan vaksinasi dengan menggunakan vaksin jenis Pfizer dengan total sasaran sebanyak 1.587 dosis untuk pelajar dan santri serta masyarakat secara "door to door".
Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan menggeber vaksinasi covid-19 massal di daerah tersebut. Secara masif, vaksin akan disuntikkan ke warga untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok 70 persen pada akhir Desember 2021 mendatang.
Kabinda Kalimantan Selatan Brigjen Heri Armanto melakukan peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi massal untuk pelajar dan santri di Pondok Pesantren Darul Falah, di Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Jumat.
"Vaksinasi massal untuk pelajar dan santri ini dilaksanakan guna mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang telah dilaksanakan di daerah serta mempersiapkan perubahan status pandemi menjadi endemi yang diharapkan dapat dimulai pada tahun depan," kata Heri, Sabtu (20/11).
Di Kabupaten Barito Kuala sendiri, kata Heri, Binda Kalimantan Selatan melaksanakan vaksinasi dengan menggunakan vaksin jenis Pfizer dengan total sasaran sebanyak 1.587 dosis untuk pelajar dan santri serta masyarakat secara door to door.
Sebelumnya, Binda Kalimantan Selatan telah melaksanakan vaksinasi di seluruh kabupaten/kota sebanyak 58.183 dosis.
Apabila ditambah dengan kegiatan vaksinasi sampai akhir Desember 2021, maka jumlah sasaran mencapai sebanyak 90.883 dosis dari total sasaran Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 3.161.137 orang.
Heri menambahkan pelaksanaan vaksinasi akan terus digencarkan bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait agar mampu mewujudkan "Indonesia Sehat, Indonesia Hebat".
Baca juga:
Pemkot Depok Larang Siswa Belum Divaksinasi Ikut PTM Terbatas
Kemenkeu: Tingkat Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Peringkat 5 Dunia
Update Kasus Harian Covid-19 dan Capaian Vaksinasi per 19 November 2021
Epidemiolog Imbau Pemerintah Segera Menyuntik Vaksin Booster ke Masyarakat
Kemenko PMK Sebut Terjadi Kesenjangan Capaian Vaksin di Indonesia
CEK FAKTA: Tidak Benar Mahkamah Agung Amerika Serikat Membatalkan Vaksinasi Universal