LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum penemuan mayat bocah tanpa organ, bocah 5 tahun diculik

Namun polisi belum bisa memastikan apakah mayat bocah yang ditemukan di kebun pisang itu benar adalah Amira.

2014-09-03 12:35:41
Kasus Mutilasi
Advertisement

Kabar penculikan dan pembunuhan kepada anak kecil kini sedang menghantui warga Kota Pasuruan, Jawa Timur. Hal ini setelah ditemukan mayat bocah yang diduga berusia 5-7 tahun dengan kondisi mengenaskan di kebun pisang di Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Mayat bocah tersebut ditemukan pada Jumat (29/8) lalu oleh warga yang mencium bau busuk di sekitar mereka. Setelah ditelusuri, bau busuk tersebut ternyata mengarah pada sesosok mayat bocah yang kondisinya mengenaskan. Saat ditemukan kepala mayat tersebut terpisah dari badannya. Bukan cuma itu, beberapa organ dalamnya juga hilang.

Sebelum penemuan mayat itu sendiri, warga Pasuruan digegerkan penculikan bocah. Pada 13 Agustus lalu, seorang bocah berusia lima tahun bernama Amira Sintya Ramadhani dilaporkan telah diculik.

Saat itu Amira sedang tidur siang di rumah kakeknya di Jalan Wahidin, Gang 12 RT 2 RW 4, Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Saat Amira tidur sang nenek sedang berada di dapur dan kakeknya di belakang, namun setelah dilihat, Amira sudah hilang.

Namun polisi belum bisa memastikan apakah mayat bocah yang ditemukan di kebun pisang itu benar adalah Amira. Saat Polres Pasuruan masih melakukan identifikasi.

Sebelumnya diberitakan, penemuan mayat bocah perempuan yang diperkirakan berusia 5-7 tahun menggegerkan warga Kota Pasuruan. Bagaimana tidak, mayat bocah perempuan itu dengan kondisi yang sangat mengenaskan karena beberapa organ tubuhnya hilangnya.

"Organ dalamnya beberapa ada yang hilang," ujar Petugas Polres Pasuruan Aiptu Agus kepada merdeka.com, Rabu (3/9).

Mayat bocah nahas itu ditemukan pada Jumat (29/4) lalu di area kebun pisang di Kelurahan Petamanan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Warga menemukan mayat tersebut setelah mencium bau busuk yang menyengat dari sekitar lokasi.

Warga akhir mencari sumber bau dan menemukan mayat yang sudah membusuk dengan kepala terpisah dari badan. Warga lalu melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi. "Kasus ini masih diselidiki, identitas korban juga sedang diselidiki," ujar Agus.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.