LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum Meninggal, WNA Positif Corona Sempat Dirawat di Rumah Sakit Swasta Bali

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menerangkan bahwa pasien warga asing yang positif virus corona atau covid-19 masuk ke Pulau Bali melalui Bandara Ngurah Rai, tanggal 29 Februari 2020.

2020-03-11 17:21:24
Corona di Indonesia
Advertisement

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menerangkan bahwa pasien warga asing yang positif virus corona atau covid-19 masuk ke Pulau Bali melalui Bandara Ngurah Rai, tanggal 29 Februari 2020.

"Jadi sudah kita tracking dia masuk ke Bali tanggal 29 Februari tahun 2020," kata Made Indra di Denpasar, Rabu (11/3).

Selanjutnya tanggal 3 Maret 2020 warga asing itu mulai sakit dengan gejala demam. Sang suami membawanya ke rumah sakit swasta untuk dilakukan perawatan.

Advertisement

"Tetapi suaminya sudah mengatakan, bahwa istrinya memang sudah menderita beberapa penyakit. Sehingga memudahkan tim dokter untuk melakukan penanganan penyakit bawaan itu. Karena ada demamnya, maka rumah sakit swasta yang menerima pertama itu sudah menerapkan protap (protokol tetap) penanganan Covid-19," jelas Made Indra.

Kemudian setelah ditangani di rumah sakit swasta dari tanggal 3 sampai hingga 8 Maret, pasien itu belum sembuh. Sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar tanggal 9 Maret.

Saat dirujuk ke RSUP Sanglah, pasien sudah dalam pengawasan pasien Covid 19 yang dilakukan sesuai protap. Karena pasien itu menunjukkan gejala seperti virus corona.

Advertisement

Menurut Made Indra, sebelum meninggal pasien itu masih berstatus pengawasan Covid-19. Karena pihaknya baru mengetahui pasien itu positif virus corona setelah konfirmasi ke Kementerian Kesehatan di Jakarta.

"Jadi posisinya sampai tadi malam dalam pengawasan Covid -19. Karena sampai kemarin sore kami belum menerima tes laboratoriumnya. Maka tadi (siang) kami Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencoba kontak dengan Jakarta," ujarnya.

"Ternyata tadi kami mendapatkan penjelasan bahwa pasien yang meninggal ini adalah masuk dalam penjelasan kemarin kasus nomor 25 yaitu positif Covid-19. Meskipun, baru diterima tapi jenazahnya sudah kami tangani sesuai protap yang sangat ketat supaya tidak menimbulkan penularan-penularan kepada orang lain," sambung Made Indra.

Karena pasien ini meninggal, maka untuk penanganan jenazahnya mengikuti protap penyakit menular. "Karena pasien ini berada dalam pengawasan maka penanganan jenazahnya dilakukan sesuai dengan protap untuk orang yang terinfeksi penyakit menular karena virus (corona)," ujar Made Indra.

Baca juga:
Dirut RSPI: Pasien Corona Meninggal, Virus COVID-19 Ikut Mati
Tak Mau Diskriminasi, Alasan Tim Medis Tolak Sebutkan WNA Positif Corona di Indonesia
Pasien Kasus 6 dan 14 Positif Corona, Sembuh Tanpa Obat Khusus
2 Pasien Positif Corona Dirawat di RSPI Sulianti Saroso Dinyatakan Negatif
Rupiah Kembali Melemah ke Rp14.374/USD Akibat Kekhawatiran Virus Corona

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.