LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum membunuh, Supriyono sempat adu mulut dengan Jumiyati

Dia mengaku karena tak bisa memberikan uang akhirnya cekcok pun terjadi antara keduanya. Tak hanya itu, adu pukul pun juga sempat terjadi saat cekcok berlangsung.

2018-06-04 23:31:00
Pembunuhan
Advertisement

Petugas Satreskrim Polres Bantul menangkap Supriyono (48) tersangka kasus pembunuhan terhadap Jumiyati (33) di Bulak Cepogo pada akhir Mei 2018 yang lalu. Supriyono mengatakan sebelum membunuh, dirinya sempat beradu mulut dengan Jumiyati.

"Kemarin itu dia minta uang lagi untuk Lebaran. Padahal sudah saya belikan baju sama cincin. Tetapi dia minta uang terus," katanya di Mapolres Bantul, Senin (4/6).

Dia mengaku karena tak bisa memberikan uang akhirnya cekcok pun terjadi antara keduanya. Tak hanya itu, adu pukul pun juga sempat terjadi saat cekcok berlangsung.

Advertisement

"Di jalan itu saya dipukuli terus. Dipukul pakai tangan. Terakhir pakai helm tiga kali atau empat kali. Tapi helmnya pecah," urai Supriyono.

Supriyono berkilah dirinya pun menjadi emosi saat menerima pukulan dari Jumiyati. Akhirnya Supriyono pun melawan. Setibanya di Bulak Cepoko Bantul Supriyono pun memukul korban memakai kayu yang berada di lokasi.

"Sebetulnya tujuan saya enggak membunuh. Cuma spontan saja karena saya juga marah," ungkap Supriyono.

Advertisement

Supriyono menambahkan bahwa antara dirinya dan Jumiyati memang memiliki keakraban dalam berhubungan. Meskipun demikian, Supriyono tak mau tegas mengaku apakah memiliki hubungan khusus dengan korban.

"Saya juga kurang tahu. Dia sempat minta cincin ke saya. Saya belikan. Kemudian pikiran saya luluh gitu lo," tutup pria yang sudah beristri ini.

Sebagaimana diberitakan, Jumiyati ditemukan tewas tertelungkup di area persawahan yang ada di area persawahan di Cepoko, Bantul pada Rabu (30/5) yang lalu. Jumiyati ditemukan dalam kondisi luka di kepala dan wajahnya.

Baca juga:
Polisi tangkap pembunuh Jumiyati yang tewas di bulak persawahan
Mengungkap fakta pembunuhan mahasiswi di kamar mandi gereja
Desak pelaku ditangkap, keluarga korban pembunuhan tutup jalan di Timika
Beda dengan Kapolres Jaksel, Polda Metro ogah berspekulasi soal pembunuh nenek Jeane
Ada bau asmara dalam pembunuhan pemuda yang mayatnya dibuang di kebun sengon
Pembunuh mahasiswi di kamar mandi gereja ternyata ayah angkatnya

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.