LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

SBY tak ingin warisi persoalan kabut asap pada presiden baru

"Saya akan mengakhiri tugas saya 20 Oktober. Saya ingin sebisa mungkin melakukan pekerjaan ini," kata SBY.

2014-03-17 11:23:04
Presiden SBY
Advertisement

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat dan kepala daerah serta pejabat di Riau, agar bertindak cepat dalam melakukan penertiban kawasan dan pencegahan kabut asap di masa mendatang. Pada April hingga September 2014, dampak kabut asap harus segera terselesaikan.

"Saya akan mengakhiri tugas saya 20 Oktober. Saya ingin sebisa mungkin melakukan pekerjaan ini, agar dampak kabut asap tidak membebani jabatan presiden baru dan kepemimpinannya kelak," ujar SBY dalam pidatonya di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, saat akan bertolak ke Jakarta, Senin (17/3).

Selama tiga hari berkunjung ke Riau, SBY berkesimpulan ada 3 hal penting yang harus ditindak dan ditangani secepatnya. Tiga hal itu adalah, pertama, kepala daerah harus melakukan penertiban terhadap perkebunan ilegal yang tidak mendapatkan izin. Kedua, kegiatan illegal logging ada di tempat perkebunan yang tidak sah. Dan ketiga, daerah harus memiliki sistem dan protap serta tindakan dini bila ada kebakaran hutan .

"Dan saya minta berikan perlindungan kepada masyarakat. Karena saat ini, banyak masyarakat yang menderita karena menjadi korban," katanya.

SBY juga mendapat keluhan ada lahan warga ikut terbakar. "Kita harus melindungi mereka, harus memastikan dan memberikan peralatan kepada mereka dalam penanganan dampak kebakaran. Dan saya minta juga kepada penduduk untuk menghilangkan budaya membakar," ujarnya.

SBY juga meminta kepada perusahaan di Riau agar ikut memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu memadamkan api dan bantuan kemanusiaan terhadap penduduk. "Pemerintah pusat dan daerah nantinya juga akan mengalokasikan pemadaman api sebagai sarana untuk memadamkan asap dan pencegahan asap di masa mendatang," katanya.

Baca juga:
Kepolisian sudah tetapkan 65 tersangka pembakar hutan Riau
SBY pimpin apel satgas penanganan asap Riau
6 Wilayah di Sumsel berpotensi muncul kabut asap
Selain Indonesia, negara-negara ini juga diselimuti kabut asap
SBY minta 3 pekan ke depan kabut asap di Riau hilang

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.