LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satwa langka pesut Mahakam ditemukan mati di sungai Kutai Kartanegara

Pesut Mahakam menjadi kian langka dan masuk kategori satwa kritis dan terancam punah (Critically Endangered). Tentu diharapkan kearifan masyarakat untuk ikut menjaga spesies Pesut yang tersisa di perairan.

2018-05-26 01:30:00
Hewan langka
Advertisement

Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris), ditemukan mati di perairan Sungai Mahakam di Kutai Kartanegara. Penemuan bangkai satwa langka itu adalah kejadian kedua sepanjang 2018 ini. Populasi pesut pun kian menyusut.

Temuan bangkai pesut itu pertama kali Rabu (23/5) lalu. Saat itu, warga mengabarkan melihat bangkai pesut di perairan Sebulu. Lantaran terus terbawa arus sungai, hingga akhirnya hari ini berada di kawasan Loa Duri, Kutai Kartanegara.

Jika dilihat dari ciri fisiknya, kulit bangkai pesut itu sudah mengelupas, dan beraroma busuk. "Diperkirakan pesut ini sudah mati sekitar 5 harian ya," kata peneliti pesut Mahakam, Dr Danielle Kreb, dari yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI), dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (25/5).

Advertisement

Danielle menerangkan, saat ini, bangkai pesut itu sudah diamankan warga dengan cara mengikatnya sementara waktu, agar tidak terus terseret arus. "Saat ini, tim satwa dan juga BKSDA dan dokter hewan sedang menanganinya," ujar Danielle, yang sudah meneliti pesut lebih 20 tahun ini.

Berdasarkan kasus kematian pesut serupa, Danielle enggan mengambil kesimpulan sebab kematian mamalia perairan itu. "Banyak kemungkinan. Bisa terjerat renggek (sejenis jala nelayan) atau lainnya. Tapi itu dokter hewan yang lebih tahu ya," ungkap Danielle.

Penemuan bangkai pesut kali ini, dalam catatan RASI, adalah yang kedua kalinya di perairan Sungai Mahakam yang membentang dari Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Samarinda.

Advertisement

Pesut Mahakam menjadi kian langka dan masuk kategori satwa kritis dan terancam punah (Critically Endangered). Tentu diharapkan kearifan masyarakat untuk ikut menjaga spesies Pesut yang tersisa di perairan.

"Di perairan sungai Mahakam hanya menyisakan sekitar 80 spesies saja. Dan pesut ini, 2-3 tahun baru berkembang biak. Tapi anak-anak induk penyu tidak banyak yang bisa bertahan hidup," demikian Danielle.

Baca juga:
Jual bagian tubuh satwa dilindungi via medsos, Ilyas dihukum 2 tahun penjara
Gajah kembali turun ke persawahan warga di Aceh
Jual bagian tubuh harimau dan beruang, Ilyas dituntut 3 tahun penjara
Polisi gagalkan penyelundupan ular sanca hijau di Gilimanuk
Warga Aceh selamatkan anak gajah yang terjerat kaki kirinya
'Orangutan punya peran jaga hutan yang tidak bisa dilakukan manusia'

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.