Satu terduga terduga teroris tewas saat Densus 88 gerebek rumah di Sidoarjo
Rumah tersebut diketahui rumah orangtua terduga teroris Budi Satrio.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menggerebek rumah nomor 193 di Jalan Avia RT 03 RW 01 Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, Rabu (16/5) malam.
Heri Soesanto, Ketua RT 03, RW 01, Jalan Avian Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo membenarkan ada pengerebekan di wilayahnya.
"Iya benar, saya mendapat laporan dari warga mas," ucap pria yang menjabat Asisten 1 Pemkab Sidoarjo itu, ketika dihubungi Merdeka.com, Rabu (16/5).
Ia mengungkapkan, ada dua orang yang diamankan dari rumah nomor 193 tersebut. Rumah tersebut diketahui rumah orangtua terduga teroris Budi Satrio.
"Infonya tadi ditangkap habis salat tarawih di masjid setempat. Ada dua orang yang diamankan. Satu ditembak mati dan staunya dilumpuhkan. Tadi infonya inisialnya H dan W (ditangkap)," ungkapnya.
Sebelumnya, warga Jalan Avia RT 03 RW 01 Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo mendengar beberapa kali letusan tembakan dari lokasi tersebut.
"Tadi saya dengar letusan tembak usai salat tarawih," ujarnya salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Dia mengaku, tidak biasanya suara letusan itu ada di area perumahan tersebut. "Gak biasanya mas, di sini ada letusan itu," ungkap dia.
Baca juga:
Rintihan 'adik ku iku wong apik' dari rumah terduga teroris di Sidoarjo
Kak Seto sebut anak-anak bukan pelaku teror tapi korban dari orangtua
Pro-kontra rencana pemakaman bomber gereja Surabaya di kampung halaman
Kejinya para teroris serang polisi saat bertugas