LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satu lagi cerita nestapa ibu hamil naik KRL

Sebagian besar yang tak berempati pada ibu hamil di KRL itu justru wanita.

2014-04-19 06:03:00
Tak Empati Ibu Hamil
Advertisement

Seorang wanita bernama Dinda dihujat di media sosial karena dinilai tak punya empati pada wanita hamil di KRL Commuter Line. Faktanya, masih banyak cerita-cerita menyebalkan yang harus dialami para ibu hamil yang naik KRL.

Salah satunya dituturkan Noffelisa, seorang wanita yang bekerja di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Setiap hari dia rutin berangkat dari Stasiun Depok pukul 05.12 WIB atau 05.20 WIB, dan turun di Stasiun Gondangdia.

Noffel pernah merasakan betapa tidak enaknya hamil dan harus naik KRL. Sebagian besar yang tak berempati pada ibu hamil di KRL itu justru mayoritas wanita.

Jika ada wanita hamil muda minta kursi prioritas, ibu-ibu sering menyindir. Demi sang calon bayi, dia harus menebalkan muka menghadapi ibu-ibu nyinyir itu.

"Sekarang pada manja ya, hamil minta kursi prioritas. Zaman saya naek ekonomi, hamil tujuh bulan juga berdiri," kata Noffel menirukan ocehan mereka.

Dulu waktu zaman kereta ekonomi, memang tak ada kursi prioritas. Di gerbong khusus wanita pun tetap saja penumpang laki-laki naik. Karena itulah kini PT KCJ lebih ketat mengeluarkan aturan gerbong khusus wanita dan kursi prioritas bagi wanita hamil, ibu membawa balita dan penyandang disabilitas.

Saat hamil perut Noffel tak kelihatan besar. Ini juga jadi masalah. Banyak yang tak percaya dan melihatnya dengan sinis.

"Ya Allah buat apa saya bohong. Saya sering minta ke Petugas Keamanan Dalam mencarikan kursi prioritas. kadang ada anak muda yang kelihatan keberatan atau ibu-ibu yang cerewet tapi saya cuek saja. Demi anak saya ini harus dilakukan," kata Noffel.

Annisa, penumpang lain menuturkan, dia sering memilih duduk di gerbong biasa daripada gerbong khusus wanita. Annisa merasa para pria lebih toleran dalam memberikan tempat duduknya pada wanita hamil atau ibu yang membawa anak.

"Kalau di gerbong wanita kadang amit-amit. Judes, yang muda cuek, yang tua ngomel melulu. Padahal sama-sama wanita," katanya.

Baca juga:
Parodi-parodi lucu soal Dinda
Kasus mirip Dinda pernah terjadi di Singapura
Ini candaan lucu untuk ABG tak empati ibu hamil di KRL
Tak empati ibu hamil di KRL, Dinda jadi trending topic Twitter
Cerita wanita hamil tua selonjor di lantai KRL

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.