Satu jemaah haji asal Batam alami stroke saat di pesawat
Lantaran kondisinya yang menurun, pasien tersebut harus segera dibawa ke balai pengobatan haji.
Jemaah haji Indonesia asal Batam mengalami gangguan stroke saat di pesawat. Wanita berusia 47 tahun tersebut langsung dibawa ke Balai Pengobatan Haji Indonesia, tak lama setelah mendarat di Bandara AMAA Madinah.
Menurut dokter dari Tim Kesehatan Daker Airport, dr Hariyanto, sebelum berangkat ke Arab Saudi, perempuan tersebut sempat dirawat di rumah sakit.
"Sekarang tensinya 200/120, sangat tinggi," kata dr Hariyanto di Bandara AMAA, Madinah, Kamis sore (11/8).
Haryanto mengatakan, lantaran kondisinya yang menurun, pasien tersebut harus segera dibawa ke balai pengobatan haji.
Sementara di pesawat yang sama, satu jemaah haji juga mengalami hipertensi. Tak lama setelah pesawat yang dia tumpangi mendarat, pria usia 56 tahun tersebut mengalami pusing-pusing.
"Padahal saat di pesawat bapaknya tadi tidak apa-apa, setelah turun malah sakit. Di pesawat tadi ada yang sakit-sakit, tapi setelah tiba di bandara malah sembuh," kata dokter pendamping kloter, dr Fauziyah Santoso saat mendampingi pasien tersebut.
Saat merdeka.com menyambangi Balai Kesehatan Haji Indonesia, bapak yang mengalami gangguan hipertensi tersebut sudah pulang dan gabung dengan jemaah lainnya. Sementara ibu yang mengalami stroke masih dirawat. Meski stroke, ibu tersebut masih bisa jalan, namun harus pelan-pelan.
Baca juga:
4.061 Jemaah haji Indonesia sudah berada di Madinah
Dua jemaah haji asal Aceh gagal berangkat kloter pertama
Beli kartu perdana HP di Arab Saudi bak antre sembako
Ribuan visa calon jemaah haji Jatim belum keluar
Madinah dan masyarakat madani