Satgas Sebut Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan Sejak Libur Panjang Akhir Oktober
Pada akhir November, persentase kepatuhan masyarakat untuk memakai masker hanya 58,32 persen. Sementara tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjaga jarak hanya sebesar 43,46 persen.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan tingkat penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat masih tinggi. Ini menjadi salah satu penyebab kasus Covid-19 terus meningkat.
"Jadi sebenarnya tingkat penularan di masyarakat masih tinggi," katanya dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Jumat (4/12).
Di satu sisi, lanjut Wiku, tingkat kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan masih rendah. Berdasarkan pemantauan pada November 2020, kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan menurun.
Penurunan ini bertepatan dengan periode libur panjang tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020. Penurunan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan terus berlanjut hingga 27 November 2020.
Pada akhir November, persentase kepatuhan masyarakat untuk memakai masker hanya 58,32 persen. Sementara tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjaga jarak hanya sebesar 43,46 persen.
Wiku menyebut, dari 512 kabupaten dan kota di Indonesia hanya kurang dari sembilan persen yang patuh memakai masker. Sedangkan kurang dari empat persen kabupaten dan kota patuh dalam menjaga jarak.
"Mohon masyarakat segera sadar, langkah kecilnya untuk mencuci tangan secara teratur, dengan memakai masker yang benar, bahkan upaya kecil untuk berusaha menjaga jarak satu sama lain sangat berdampak bagi kehidupan banyak umat manusia," ujarnya.
Data Kamis (4/12), kasus Covid-19 nasional mencapai 557.877 orang. Bertambah 8.369 orang dalam sehari. Penambahan ini merupakan rekor tertinggi selama pandemi Covid-19.
Dari data tersebut, ada empat provinsi memiliki penambahan kasus Covid-19 tertinggi. Pertama, Papua bertambah sebanyak 1.755 kasus. Kedua, Jawa Barat 1.648 kasus. Ketiga, DKI Jakarta bertambah 1.153 kasus. Keempat Jawa Tengah 767 kasus.
Baca juga:
Viral Video ASN Asyik Berjoget Tanpa Protokol Kesehatan
Masih Situasi Pandemi, Gubernur Kaltim Terbitkan Edaran Larang Perayaan Tahun Baru
Satgas Covid-19 Ungkap Kepatuhan Warga Memakai Masker dan Jaga Jarak Terus Menurun
Satgas Minta Masyarakat Pilih Calon Kepala Daerah Taat Protokol Kesehatan
Satgas Minta Pemda Tegas Tegakkan Disiplin Prokes saat Libur Akhir Tahun
Warga di Solo Tak Pakai Masker Dihukum Bersihkan Parit Beteng Vastenberg Seharian