Satgas ODC Komitmen Ungkap Tuntas Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 dan Polres Mimika berkomitmen penuh untuk mengungkap kasus penembakan karyawan Freeport di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Papua Tengah.
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2026 (Satgas ODC 2026) bersama Kepolisian Resor Mimika menyatakan komitmen kuat untuk mengungkap tuntas kasus penembakan terhadap Simson Mulia. Insiden tragis ini menimpa seorang karyawan PT Freeport Indonesia yang berusia 48 tahun. Peristiwa tersebut terjadi di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (11/3) lalu.
Aparat keamanan kini tengah gencar melakukan penyelidikan mendalam guna mengidentifikasi pelaku penembakan. Selain itu, mereka juga berupaya keras memastikan kronologi kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia di kawasan operasional pertambangan tersebut. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan atas insiden yang merenggut nyawa Simson Mulia.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional. Pihaknya bertekad untuk bekerja transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen ini disampaikan Faizal dalam keterangannya di Timika pada Jumat (14/3).
Penyelidikan Menyeluruh Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas kehilangan yang mereka alami. Beliau menekankan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan tanpa pandang bulu untuk mengungkap pelaku penembakan ini. Setiap bukti dan petunjuk akan ditelusuri demi keadilan bagi korban.
Tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan jajaran Polres Mimika telah bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti fisik dan petunjuk krusial yang dapat membantu proses identifikasi pelaku. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya penegakan hukum.
Unsur pengamanan di wilayah Tembagapura juga turut dilibatkan dalam pengumpulan informasi dan pengamanan area kejadian. Koordinasi antarpihak diharapkan dapat mempercepat proses penyelidikan. Semua pihak berupaya maksimal agar kasus penembakan karyawan Freeport ini segera terungkap.
Imbauan Ketertiban dan Profesionalisme Penanganan Perkara
Faizal Ramadhani juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat di Mimika agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Penyebaran berita palsu atau spekulasi dapat mengganggu proses penyelidikan yang sedang berlangsung. Masyarakat diminta untuk menunggu informasi resmi dari aparat keamanan.
Proses penanganan perkara ini dipastikan akan berjalan profesional, transparan, dan akuntabel sesuai hukum yang berlaku. Aparat keamanan berkomitmen untuk menjaga integritas penyelidikan dari awal hingga akhir. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hasil penyelidikan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Satgas ODC 2026 dan Polres Mimika akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada publik mengenai perkembangan kasus. Transparansi ini diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja aparat. Komitmen untuk mengungkap tuntas kasus penembakan karyawan Freeport ini menjadi prioritas utama.
Sumber: AntaraNews