LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satgas Ingatkan Penularan Covid-19 di Level Komunitas Masih Ada

Satgas meminta masyarakat tidak euforia meski positivity rate masih di bawah 2 persen, angka mortalitas dan kasus aktif rendah, dan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di bawah 30 persen.

2021-11-03 15:23:04
Covid-19
Advertisement

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting, mengingatkan bahwa penularan Covid-19 di level komunitas di Indonesia masih ada. Meskipun, tingkat penularannya masuk kategori rendah.

"Sehingga kalau ini masih ada, maka harus ada atensi juga secara keseluruhan untuk menjaga supaya pandemi ini terkendali dan terkontrol," katanya dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui FMB9ID_IKP, Rabu (3/11).

Alex meminta masyarakat tidak euforia meski positivity rate masih di bawah 2 persen, angka mortalitas dan kasus aktif rendah, dan bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di bawah 30 persen.

Advertisement

Dia mengingatkan, tiga hal yang perlu diwaspadai semua pihak. Pertama, Variant of Concern (VoC) terutama varian Delta dan turunannya yang masih bertransmisi. Varian ini yang menyebabkan sejumlah negara di dunia kembali menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Seperti China, Jerman, Rusia, Inggris, dan Bulgaria. Varian Delta memiliki karakteristik lebih cepat menular, meningkatkan kesakitan dan fatalitas.

Kedua, vaksinasi Covid-19 pada kelompok rentan di Indonesia masih rendah. Seperti vaksinasi pada lansia, komorbid, remaja, ibu hamil, dan disabilitas. Ketiga, adanya relaksasi aktivitas masyarakat.

Advertisement

"Dengan adanya pemulihan ekonomi, social mixing meningkat, artinya mobilitas masyarakat juga tinggi," jelasnya.

Alex menekankan, peningkatan mobilitas tidak boleh diikuti dengan rendahnya kepatuhan protokol kesehatan. Masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama saat berada dalam moda transportasi.

"Jangan euforia menaklukkan kepatuhan kita. Jangan euforia menaklukkan kewaspadaan kita. Harus kewaspadaan lebih tinggi, kepatuhan lebih tinggi dan mengalahkan euforia tersebut," tegasnya.

Baca juga:
Alasan Satgas Covid-19 soal Aturan yang Berubah-ubah: Karena Dinamika Infeksi
Pemerintah Minta Warga Tetap Waspada Ancaman Gelombang ke-3 Covid-19
Sembilan Siswa di Kota Cirebon Tertular Covid-19, Sekda Beri Kejelasan Soal PTM
Kepala Dinkes se-Indonesia Berkumpul di Yogya, Bahas Penguatan Faskes Setelah Pandemi
Aturan Berubah-Ubah, Kemenhub Klaim Hasil Koordinasi dan Kolaborasi
Satgas: Semua Pihak Diharapkan Bekerja Sama Mendukung Testing di Indonesia
Indonesia Berperan Signifikan Mengakhiri Pandemi Covid-19

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.