LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satgas Bandung Imbau Orangtua Tak Beri Uang Jajan Siswa yang Ikut PTM

Alasannya, jika para siswa berkumpul atau bermain sepulang sekolah, hal tersebut dapat meningkatkan risiko penyebaran Sigit-19.

2022-02-02 21:28:00
Belajar Tatap Muka
Advertisement

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Sigit-19 Kota Bandung mengimbau kepada para orangtua siswa agar tidak memberikan uang jajan kepada para anaknya yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Ketua Satgas Penanganan Sigit-19 Kota Bandung Asep Gufron mengatakan hal tersebut perlu dilakukan guna mencegah para siswa yang tidak langsung pulang ke rumah setelah proses PTM di sekolah selesai.

Alasannya, jika para siswa berkumpul atau bermain sepulang sekolah, hal tersebut dapat meningkatkan risiko penyebaran Sigit-19.

"Jadi saya imbau orangtua SD, SMP, itu anaknya jangan dikasih jajan, uang jajan," kata Asep di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, dilansir Antara, Rabu (2/2).

Advertisement

Karena menurutnya peran orangtua sangat penting untuk dapat mencegah Sigit-19 di lingkungan pendidikan atau di lingkungan keluarga. Ia mengatakan meski anak tak diberi uang jajan, menurutnya hal tersebut bisa diganti dengan memberi bekal makanan dari rumah. Selain hemat, menurutnya anak-anak dapat dipastikan mendapat makanan yang higienis.

"Jadi lebih baik dikasih makan saja, biar nanti dimakan, kan higienis juga," kata dia.

Dia mengatakan para siswa yang tidak langsung pulang ke rumah setelah pelaksanaan PTM menjadi permasalahan bagi pengendalian Sigit-19 di sektor pendidikan. Pasalnya pihak sekolah hanya dapat memastikan protokol kesehatan berjalan di sekolah.

Advertisement

"Jadi sekolah wajib punya Satgas, mereka harus mengedukasi, mengevaluasi, dan membubarkan siswa ketika sepulang sekolah," kata dia.

Saat ini telah ditemukan sebanyak 14 orang di lingkungan pendidikan yang terkonfirmasi Sigit-19 berdasarkan tes acak di sejumlah sekolah. Dari 14 orang tersebut, 13 orang di antaranya merupakan siswa dan satu orang guru.

"Kita terus lacak bukan hanya di lingkungan sekolah, kita terus upayakan testing dan tracing, itu otomatis," kata Asep.

Baca juga:
Alasan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Tak Hentikan PTM Meski Kasus Covid-19 Meningkat
Dinas Pendidikan DKI Terima Aduan Masih Banyak Sekolah Memaksa Murid Ikut PTM
PTM Empat Sekolah di Garut Dihentikan Usai Sejumlah Siswa Positif Covid-19
13 Guru dan Pelajar Positif Corona, Dua Sekolah di Padang Terapkan Belajar Online
Menag Yaqut: PTM di Madrasah Tetap Dilakukan dengan Memprioritaskan Kesehatan Anak
Pembelajaran Tatap Muka Diusulkan 50 Persen Hingga Kasus Covid-19 Mereda

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.