LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sate buntel Mbok Galak, menu favorit Soeharto di Solo

"Kalau beliau (Soeharto) pulang ke Solo, pasti pesan di sini. Minimal itu seratus porsi," ujar Sudharto.

2013-03-09 10:07:00
Soeharto
Advertisement

Tak hanya nasi liwet, mantan Presiden Soeharto juga sangat menyukai daging kambing. Salah satu yang menjadi favorit adalah sate kambing Mbok Galak, di Jl Ki Mangun Sarkoro, Sumber, Solo. Bagi para peminat olahan daging kambing, ada baiknya mencoba mencicipi menu ini.

Meski namanya Mbok Galak (Ibu Galak), sang pemilik yang bernama asli Sakiyem, semasa masih hidup, sama sekali tak seram atau galak. Sakiyem yang meninggal 3 bulan lalu, selalu ramah kepada siapapun.

Menurut Sudharto, suami mendiang Sukiyem, Pak Soeharto sangat menyukai sate buntel bakar dan tengkleng.

"Kalau beliau pulang ke Solo, pasti pesan di sini. Minimal itu seratus porsi. Tapi dibawa ke Dalem Kalitan. Biasanya yang ke sini sopir atau pembantunya," ujar Sudharto ketika ditemui merdeka,com, Jumat (8/3).

Menurut Sudharto, ada banyak menu misalnya tengkleng, gule, dan tongseng. Namun yang paling disukai, sate kambing buntel, yang tidak disajikan dengan tusuknya tetapi dilepaskan. Sate kemudian dilengkapi dengan irisan daun kol, jeruk nipis dan cabai rawit utuh.

Saat Soeharto masih hidup, Sudharto mengaku, warungnya sangat ramai, dikunjungi pembeli. Dalam sehari bisa menghabiskan kambing 10 hingga 15 kambing. Namun saat ini rata-rata hanya 10 ekor kambing saja. Warung favorit keluarga Cendana ini, mulai buka dari pukul 10.00-20.00. Tiap porsi sate (10 tusuk), gule, dan, tongseng dihargai Rp 30.000.

Baca juga:
6 Jenderal berani tantang kediktatoran Soeharto
5 Cerita Malaysia hormati Presiden Soeharto
Kisah awal Soeharto dapat penghargaan Bapak Pembangunan
Cerita Soeharto mau diperas kiai
Zaman Soekarno dan Soeharto, Malaysia tak berani sebut 'indon'
Kisah Soeharto beri pengamen kerja karena sering hormat

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.