LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Santri di Berau tewas usai atraksi dilindas pikap

Santri di Berau tewas usai atraksi dilindas pikap. Peristiwa memilukan itu terjadi Kamis (3/5) pagi kemarin. RAP bersama dengan 5 rekannya dari salah satu perkumpulan bela diri, melakukan atraksi dilindas mobil pikap.

2018-05-04 18:04:14
Kecelakaan
Advertisement

RAP (16), salah seorang santri pondok pesantren di Berau, Kalimantan Timur, meregang nyawa. Ia tewas usai menjalani atraksi bela diri dilindas mobil pikap. Sejauh ini, 6 orang diperiksa polisi. Sementara, belum ada tersangka pasca-kejadian itu.

Peristiwa memilukan itu terjadi Kamis (3/5) pagi kemarin. RAP bersama dengan 5 rekannya dari salah satu perkumpulan bela diri, melakukan atraksi dilindas mobil pikap.

"Atraksi itu dalam rangka kegiatan wisuda pelepasan siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah di kecamatan Sambaliung," kata Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, di Tanjung Redeb, Jumat (4/5).

Advertisement

RAP dan 5 temannya, dalam posisi telungkup menghadap ke tanah. Korban berada paling kanan, dengan perantara papan yang ditopang dengan batu bata.

Ada dua atraksi. Pertama dilindas motor trail, berjalan dengan lancar tanpa pengaman apapun. Atraksi kedua, menggunakan mobil pikap L300, juga tanpa pengaman apapun. "Setelah itu, korban (RAP) dan seorang temannya, tidak sadarkan diri, dan 3 orang lain dibawa ke rumah sakit umum (RSUD Abdul Rivai di Tanjung Redeb), untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Andika.

Namun takdir berkata lain. RAP, begitu tiba di rumah sakit, RAP dinyatakan meninggal dunia. "Jadi korban sempat pingsan. Kemudian dibawa ke rumah sakit. Diperkirakan, di perjalanan korban meninggal," terang Andika.

Advertisement

Yang mencengangkan, dari pemeriksaan polisi diketahui, bahwa atraksi itu, baru pertama kali dilakukan tanpa melalui latihan. Polisi sendiri sempat kesulitan meminta keterangan Ponpes dan perkumpulan bela diri untuk mendapatkan kronologi detail kejadian itu.

"Sementara ada 6 saksi kita periksa (sampai hari ini). Sementara belum ada tersangka, karena masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan," ungkap Andika.

Selain meminta keterangan 6 saksi, polisi juga mengamankan 2 potongan papan dan 2 batubata dan duri, yang sudah dan akan digunakan dalam atraksi itu. Video berdurasi 2 menit 50 detik yang menggambarkan detik-detik mobil pikap melindas keenam santri itu pun beredar luas, mulai dari awal atraksi hingga korban RAP tidak sadarkan diri.

Baca juga:
Hindari jalan rusak, siswi SMA di Sawahlunto tewas terlindas truk
Truk tanki gas terguling di KM 70 poros Balikpapan ke Samarinda, 1 orang tewas
Pajero terguling dan hantam pagar, dua mahasiswa di Medan tewas
Penyebab sopir Brio tabrak dua pejalan kaki di Pluit karena ngantuk
Dihantam tongkang batubara, konstruksi Jembatan Mahakam dihitung ulang
Batu kapur berserakan bikin macet simpang Rawapanjang Bekasi
Sopir lupa pasang rem tangan, truk berhenti mendadak mundur tabrak dapur warga

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.