LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sandiaga takut Jokowi pakai fasilitas negara, Mendagri sebut rakyat & pers mengontrol

Bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno sempat mengkritik dan merasa khawatir jika nanti Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden berpotensi menggunakan fasilitas negara untuk kampanye.

2018-09-04 21:31:00
Jokowi-Ma'ruf Amin
Advertisement

Bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno sempat mengkritik dan merasa khawatir jika nanti Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden berpotensi menggunakan fasilitas negara untuk kampanye.

Terkait hal ini, Mendagri Tjahjo Kumolo mempertanyakan rasa khawatir Sandiaga itu. Sebabnya, sekarang sudah ada pihak-pihak yang mengontrol dan mengawasi.

"Kenapa takut? Masyarakat mengontrol, pers mengontrol," ucap Tjahjo di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/9).

Advertisement

Dia pun meyakini, baik Presiden maupun jajarannya tidak akan melakukan hal tersebut. Dirinya menegaskan semua ingin proses berjalan sesuai dengan aturan.

"Enggak ada yakinlah. Kita ingin demokrasi ini terbuka," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sandiaga menjawab tudingan melakukan kampanye di kampus-kampus. Dia malah menyindir balik lawannya, pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Advertisement

Kepada Ma'ruf dia mengingatkan agar tidak menyusupi masjid dengan politik praktis melalui ceramah-ceramah.

"Dan ini menjadi hal yang yang harus kita perhatikan. Karena selain daripada kampus, tempat beribadah dan tempat beribadah juga tidak boleh. Ini akan menjadi sangat delicate saya bilang. Karena pak Kiai (Ma'ruf) kan tempatnya di masjid, kiai kan terus memberikan ceramah, motivasi memberikan khutbah di masjid. Batasan seperti apa tidak boleh," ungkap Sandiaga.

Dia juga menyindir Jokowi sebagai presiden petahana menggunakan fasilitas negara sebagai tempat berkampanye.

"Pak Jokowi ada di pemerintahan. Beliau pasti akan ada di tempat-tempat instansi pemerintah. Ini akan menjadi diskursus yang menarik menurut saya dan kita menyikapinya secara real dengan praktik di lapangan dan bisa dijalankan," tuturnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
KPU minta kubu Prabowo berikan data temuan 25 juta DPT ganda
3 Klarifikasi Ustaz Abdul Somad saat diserang isu negatif
Enam kader PKS jadi jubir Prabowo-Sandiaga
Saat Roy Suryo berhadapan dengan Ruhut Sitompul di TV
Gerindra sebut selain rawan disalahgunakan, DPT ganda hilangkan hak pilih rakyat
Koalisi Prabowo rapat perdana dengan para jubir bahas program kerja

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.