LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sandi nilai gempa di Palu & Donggala layak ditetapkan jadi bencana nasional

Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menilai bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah layak ditetapkan sebagai bencana nasional. Salah satu alasannya karena berbagai kesulitan yang dialami para relawan maupun aparat di lapangan.

2018-10-01 14:12:13
Gempa Palu
Advertisement

Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menilai bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah layak ditetapkan sebagai bencana nasional. Salah satu alasannya karena berbagai kesulitan yang dialami para relawan maupun aparat di lapangan.

Hal ini disampaikan Sandi usai bertemu pengurus Dompet Dhuafa di Philantrophy Building, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Senin (1/10). Sandi mengatakan para pengurus Dompet Dhuafa juga mendukung bencana di Palu dan Donggala ditetapkan sebagai bencana nasional.

"Tadi ada dukungan dari teman-teman menyatakan bahwa apakah ini bencana nasional atau tidak. Rekomendasi dari mas Bambang (Widjojanto, Dewan Pembina Dompet Dhuafa) dan Pak Imam (Rulyawan, Direktur Program Dompet Dhuafa) juga teman-teman semua di sini bahwa ini layak untuk bisa diumumkan sebagai bencana nasional," jelasnya.

Advertisement

"Karena banyak sekali kesulitan di lapangan yang dihadapi oleh teman-teman pegiat. Termasuk juga penjarahan. Katanya sekarang ini ada beberapa kejadian yang perlu penanganan yang secara komprehensif dan itu dibutuhkan status sebagai bencana nasional," lanjutnya.

Sandiaga juga mengajak semua pihak ikut membantu korban gempa dan tsunami dengan menyisihkan gajinya. Ia pun memberikan endorsement agar warga ikut bersatu dan bergotong royong membantu korban melalui program Loves (Love Sulawesi) yang diluncurkan Dompet Dhuafa.

"Love Sulawesi enterprenuer yang akan kita dorong untuk kebetulan ini juga banyak yang baru gajian, jadi masih tanggal muda, bisa menyisihkan sebagian untuk ikut dalam kegiatan crowdfunding. Kita membawa berkah, untuk rekan-rekan di Sulawesi Tengah. Saya akan menjadi first endorser dan ikut berpartisipasi dalam crowdfunding," jelasnya.

Advertisement

Dewan Pembina Dompet Dhuafa Bambang Widjojanto menyampaikan bencana di Palu dan Donggala sama beratnya dengan yang dihadapi saat tsunami melanda Aceh pada 2004 silam. Dompet Dhuafa beserta lembaga lain telah siap di lapangan untuk fokus pada bantuan penyelamatan dalam tujuh hari ke depan.

"Supaya sebanyak mungkin masyarakat korban yang hari ini berada dalam runtuhan bisa kita selamatkan," ujarnya.

Selain bantuan penyelamatan, mantan komisioner KPK ini mengatakan pihaknya juga akan fokus pada bantuan medis. Termasuk menyiapkan dapur umum.

"Kita menyelenggarakan Psychological First Aid," tambahnya.

Baca juga:
343 Napi di Rutan Donggala kabur, diimbau serahkan diri
Serukan stop kampanye di kawasan gempa Sulteng, SBY disebut contoh oposisi baik
Dunia tawarkan bantuan penanganan gempa Palu dan Donggala
Kapolda Sumut hingga pengemudi ojol salat gaib untuk korban bencana Sulteng
SBY minta kampanye di Sulteng dihentikan sementara, begini respons OSO
Pengusaha Alfamidi Cs rugi Rp 450 miliar akibat bencana Palu dan Donggala

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.