Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dunia tawarkan bantuan penanganan gempa Palu dan Donggala

Dunia tawarkan bantuan penanganan gempa Palu dan Donggala Tsunami Palu. ©AFP/Jewel Samad

Merdeka.com - Gempa dan Tsunami yang melanda Palu serta Donggala, Jumat (28/9) membuka keprihatinan dunia. Negara sahabat mulai menawarkan bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk penanganan gempa dan tsunami. Pemerintah Indonesia pun membuka diri untuk menerima bantuan negara lain.

Pemerintah Australia menyampaikan simpati sekaligus menawarkan bantuan kepada pemerintah Indonesia yang menjadi korban bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala di Sulawesi tengah.

Perdana Menteri Scott Morrison dalam wawancaranya di program Insider ABC mengaku telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo dan menyatakan simpatinya dan telah menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk menyikapi bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala di Sulawesi tengah.

"Jika dia (Presiden Joko Widodo) membutuhkan bantuan kami, dia akan mendapatkannya," kata Morrison, sebagaimana dikutip dari ABC Indonesia, Senin (1/10).

PM Scott Morrison juga menambahkan bahwa "Indonesia memang tidak meminta bantuan itu tetapi Presiden sangat menghargai empati yang disampaikan warga Australia."

"Tantangannya adalah ... ketika Anda menghadapi bencana yang dapat terjadi dengan sangat cepat sehingga memberikan dukungan yang diperlukan untuk mengamankan lokasi dan memastikan bahwa masalah tidak semakin memburuk saya pikir itu akan menjadi tantangan yang sangat besar," katanya.

Tidak hanya Australia, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Heather Nauret juga menyampaikan hal sama. Melalui akun Twitternya, pemerintah AS siap memberi dukungan kepada pemerintah Indonesia.

"Misi AS Indonesia memantau situasi secara dekat, dan belum menerima laporan adanya warga AS yang terkena dampak," tulisnya.

Dia menuturkan, AS dan Indonesia merupakan sahabat. "Kami siap mendukung dalam upaya bantuan," imbuhnya.

Uni Eropa juga menyatakan akan memberi bantuan sebesar Rp 25,9 miliar untuk korban gempa Palu dan Donggala. Komitmen itu disampaikan Komisioner Uni Eropa bidang Manajemen dan Krisis Bantuan Christos Stylianides melalui rilis resmi yang dikutip dari http://europa.eu.

"Kami bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan darurat kepada mereka yang paling terkena dampak di Indonesia. Pendanaan kami akan membantu yang paling rentan dan membantu menyediakan pasokan penting seperti makanan, tempat tinggal, air dan sanitasi serta persediaan medis. Ini adalah solidaritas Uni Eropa," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membuka pintu bantuan internasional untuk korban gempa Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Nantinya, bantuan tersebut akan dikoordinasikan oleh Menko Polhukam Wiranto.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP