Sampel tidak dibawa, hasil autopsi jenazah Allya diketahui pekan ini
"Semua anggota badan (jenazah) diperiksa," kata dr Wahyu Hidajati di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (13/1).
Usai membongkar makam Allya Siska Nadya (33) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Tim Puslabfor Polda Metro Jaya langsung mengautopsi jenazah wanita yang diduga menjadi korban malapraktik Klinik Chiropractic Pondok Indah Mall (PIM) 1.
Tidak ada sampel yang dibawa setelah autopsi dilakukan selama 2 jam. "Karena kecurigaannya mekanik, bukan keracunan," kata dr Wahyu Hidajati di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (13/1).
Pantauan merdeka.com, autopsi mulai dilakukan di sebelah liang lahat Allya mulai pukul 10.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib. Sekitar liang lahat Allya dikelilingi kain hijau, dan wartawan hanya boleh memantau dari jarak 20 meter.
"Semua anggota badan (jenazah) diperiksa," ujar Wahyu.
Dia mengatakan, hasil autopsi akan diketahui pada pekan ini. "Hasilnya tanya ke penyidik," ujar Wahyu sambil menyatakan autopsi sudah selesai.
Ditanya soal malapraktik yang diduga terjadi, Wahyu juga belum bisa memastikan. "Saya tidak bisa ngomong (soal malapraktik)," ujarnya.
Baca juga:
Autopsi sementara, pembuluh darah Allya pecah
Polisi bongkar makam korban malapraktik Klinik Chiropractic
Pembongkaran makam Allya digelar tertutup, keluarga ikut menyaksikan
Ini pasal yang akan dipakai polisi untuk kasus malapraktik Allya
Sidak, Dinkes DKI ungkap sejumlah persoalan Klinik Chiropractic