Said Iqbal dicecar 31 pertanyaan & soal hubungannya dengan Sarumpaet
"31 Pertanyaan yang diajukan berkenaan dengan dugaan makar tadi, pada kesimpulannya bolehlah saya sebutkan bahwa buruh tidak terlibat dalam dugaan makar," kata Said di Polda Metro Jaya.
Penyidik Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya mencecar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sebanyak 31 pertanyaan. Said diperiksa sebagai saksi terkait dugaan upaya makar yang menyeret beberapa aktivis pada tanggal 2 Desember lalu.
"31 Pertanyaan yang diajukan berkenaan dengan dugaan makar tadi, pada kesimpulannya bolehlah saya sebutkan bahwa buruh tidak terlibat dalam dugaan makar," kata Said di Polda Metro Jaya, Selasa (13/12).
Said menegaskan, dirinya dan buruh tidak terlibat dalam rencana makar.
"Dalam hal ini memang banyak kami ditanyakan apakah buruh terlibat bersama Ratna Sarumpaet dalam peristiwa dugaan makar. Jawaban kami dengan tegas menyatakan bahwa buruh tidak terlibat, tidak ikut serta dan tidak pernah berpikir untuk masuk dalam dugaan pasal makar," jelasnya.
Menurutnya, aksi yang bertepatan dengan aksi Bela Islam jilid III murni aspirasi buruh.
"Aksi buruh pada tanggal 2 Desember adalah murni aksi buruh yaitu memperjuangkan dua hal yang pertama tentang cabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang berorientasi pada upah murah. Dan naikan upah minimun 15 persen sampai 20 persen," pungkas Said Iqbal.
Baca juga:
Presiden KSPI tegaskan dirinya dan buruh tak ada pikiran untuk makar
Jadi tersangka makar, Hatta Taliwang tak akan ajukan praperadilan
Dijamin anak, penangguhan penahanan Hatta Taliwang dikabulkan
Kasus makar, presiden kelompok buruh diperiksa di Polda Metro
Ikut rapat bareng Rachmawati, Dhani menolak dituduh terlibat makar