LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Said Aqil minta masyarakat hormati hukum terkait kasus Ahok

Said Aqil minta masyarakat hormati hukum terkait kasus Ahok. Said Aqil Siradj meminta masyarakat mengikuti penyidikan kasus dugaan penistaan agama dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan tidak melakukan unjuk rasa besar-besaran pada Jumat (2/12) mendatang.

2016-11-24 12:26:31
Demo 2 Desember
Advertisement

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta masyarakat mengikuti penyidikan kasus dugaan penistaan agama dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan tidak melakukan unjuk rasa besar-besaran pada Jumat (2/12) mendatang. Said Aqil meminta masyarakat menunggu proses hukum kepolisian terkait penyidikan kasus Ahok.

"Proses hukum itu tidak semuanya langsung ditahan. Kalau dicurigai khawatir melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti baru ditahan, kalau enggak? Ya dihukum. Konsekuensi negara hukum, bukan negara rimba. Bukan negara otoriter, terserah raja, bukan. Hukum milik kita bersama, harus kita hormati bersama. Hukumnya DPR kita bersama," kata Said Aqil di gedung Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (24/11).

Saiq Aqil meminta masyarakat tak mudah terpancing dengan imbauan aksi unjuk rasa yang dilakukan organisasi masyarakat bertentangan dengan Pancasila. Dia mendukung pembubaran organisasi masyarakat yang jelas bertentangan dengan Pancasila.

"Ormas yang jelas-jelas bertentangan dengan pancasila, bhinneka tunggal ika, UUD 45, NKRI, pemerintah pasti tahu. Kan mereka anti Pancasila anti NKRI," ujar dia.

Saat di singgung salah satu ormas yang dibubarkan itu termasuk Front Pembela Islam (FPI), dia menjawab diplomatis. "Kalau FPI, tanya dia. Bukan saya hukumin, tanya mereka Pancasilais apa enggak. Yang jelas ormas yang berjasa adalah yang lahirnya sebelum NKRI, NU, Muhammadiyah, Sarekat Islam, sebelum Indonesia merdeka," kata Said Aqil.

Diketahui, wacana demo besar-besaran kembali digulirkan menuntut kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama diusut tuntas pada Jumat (2/12) mendatang. Aksi demo itu diprakarsi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI.

Baca juga:
Ketum PBNU soal demo 2 Desember: Salat Jumat di jalan tidak sah!
Waketum Demokrat sebut jangan lebay soal isu makar demo 2 Desember
Fadli Zon sebut Polri berlebihan soal maklumat demo 2 Desember
Dari markas PKS, Prabowo imbau demo 2 Desember harus damai
Mantan Menteri Agama: Selama kiai tidak ikut aman-aman saja
MUI Kota Malang imbau warga tak ikutan demo 2 Desember di Jakarta
2.000 personel Polri-TNI siaga amankan demo 2 Desember di Kaltim

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.