Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fadli Zon sebut Polri berlebihan soal maklumat demo 2 Desember

Fadli Zon sebut Polri berlebihan soal maklumat demo 2 Desember Fadli Zon di KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Polda Metro Jaya mengeluarkan maklumat soal penyampaian pendapat di muka umum, terlebih di jalan protokol. Maklumat ini sebagai antisipasi dari rumor agenda makar oleh kelompok tertentu. Rencananya, maklumat tersebut akan disebarluaskan melalui jalur udara.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan yang dilakukan polisi itu terlalu berlebihan. Fadli menilai aksi 2 Desember seharusnya disikapi dengan tenang.

"Saya kira itu agak berlebihan lah. Seperti mau mengantisipasi Perang Dunia ke-II saja. Tenang-tenang dan biasa-biasa saja. Saya kira polisi jangan terlalu berlebihan. Nanti orang menganggapnya ada yang sedang mengarahkan pada situasi yang genting," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11).

Politikus Partai Gerindra ini mengaku belum pernah melihat lagi ada penyebaran edaran melalui jalur udara. Diceritakannya, aksi seperti itu terjadi di tahun 1970-an.

"Terakhir itu dilakukan pada pemilihan tahun 1971 atau 77, waktu itu kalau enggak salah ada kampanye Golkar," terang dia.

Ditambahkannya, informasi soal adanya makar sebaiknya tidak sembarangan diucapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Sebab jika tidak melalui data dan kajian mendalam, pernyataan itu hanya membuat kegaduhan saja.

"Karena reaksi orang atas informasi itu kan berbeda-beda. Ada orang yang takut, ada yang justru makin berani, atau mungkin ada orang yang bawa lari kabur uangnya. Macem-macem reaksi orang dalam menerima info itu," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP