LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Saat serang Brimob, pelaku teriak kafir

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, penusukan terjadi sekira pukul 19.40 WIB. Penyerangan tersebut dilakukan usai melaksanakan Salat Isya berjamaah.

2017-06-30 21:41:57
Polri
Advertisement

Dua anggota Brimob mengalami luka serius usai mendapatkan penyerangan dari orang tidak dikenal di Masjid sebelah Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan. Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat berteriak 'kafir'.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, penusukan terjadi sekira pukul 19.40 WIB. Penyerangan tersebut dilakukan usai melaksanakan Salat Isya berjamaah.

"Pelaku langsung mengeluarkan sangkur dan secara acak menyerang sambil berteriak kafir kafir. Dua anggota Brimob terluka di bagian muka dan leher. Dan saat ini sedang dilakukan perawatan di RS Pertamina," katanya saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (30/6).

Informasi yang dihimpun, insiden penusukan itu terjadi sekira pukul 19.40 WIB. Saat anggota melaksanakan Salat Isya, tiba tiba pelaku yang juga melaksanakan salat meneriakkan 'Thogut' kemudian menikam anggota Brimob yang posisinya persis di sebelahnya.

Setelah itu pelaku mengancam semua jemaah yang sedang salat dengan mengacungkan pisau sambil meneriakkan Thogut. Pelaku lalu melarikan diri ke arah terminal Blok M, sambil mengancam dan menantang kelompok anggota Brimob yang bertugas jaga.

Anggota Brimob sempat memberikan tembakan peringatan ke pelaku. Namun pelaku berbalik arah menantang dengan meneriakkan 'Allahu Akbar' sambil mengacungkan pisau. Lalu anggota brimob melumpuhkan pelaku di tempat. Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi.

Baca juga:
Wakapolri duga kuat penusuk anggota Brimob termasuk jaringan ISIS
Fadli Zon sayangkan teror terhadap polisi kembali terjadi
Mabes Polri: Motif penyerangan Brimob sama dengan Polda Sumut
Penikam 2 anggota Brimob bernama Mulyadi, profesi pedagang kosmetik
Suasana Masjid Falatehan usai penikaman dua anggota Brimob
Kapolda Metro: Aneh kalau mereka taat agama masa orang salat ditusuk

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.