Rupiah melemah, money changer di Yogya diserbu penukar Dollar AS
Transaksi penukaran valas didominasi Dollar Amerika Serikat.
Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (USD) mencapai Rp 14.065 membuat sejumlah tempat penukaran valuta asing (money changer) di Yogyakarta diserbu para penukar Dollar. Salah satunya di Money Changer Mulia yang berada di Malioboro, Yogyakarta.
Direktur Utama Money Changer Mulia, Budi Waluyo mengatakan, sejak sebulan terakhir sudah terjadi peningkatan transaksi penukaran Dollar AS. Hal itu dipicu mulai melemahnya Rupiah sejak bulan lalu.
"Bulan lalu sudah mulai menurun ya, dari Rp 13 ribu sudah naik terus. Tiga hari ini jadi Rp 14 ribu, semakin banyak yang melakukan transaksi," kata Budi saat ditemui merdeka.com, Selasa (25/8).
Di money changer Mulia, transaksi penukaran meningkat tajam. Meski enggan menyebutkan angka pasti, tetapi dia menyebutkan berkisar hingga Rp 1 miliar.
"Peningkatan itu pasti, orang di sini kebanyakan menukarkan Dollar. 45 persen didominasi Dollar. Menukarnya ada yang mulai dari 100 Dollar, 500 Dollar," ucap Budi.
Melemahnya Rupiah dimanfaatkan oleh Mamik, warga Kota Yogyakarta, buat menukarkan Dollar AS miliknya. Dia mengaku sengaja menukarkan Dollar karena melihat kondisi Rupiah melemah.
"Sebenarnya hampir setiap saat menukar, karena suami saya kerja di Singapura, jadi dapatnya Dollar. Ini pas kebetulan melemah," kata Mamik.
Baca juga:
Industri otomotif paling terpukul dari anjloknya Rupiah
Perusahaan India ini ambil untung dari anjloknya Rupiah dan Ringgit
NasDem soal ekonomi melambat: Tak boleh salahkan Korut dan Korsel
Rupiah melemah, anggota DPR malah sibuk mikirin kasur
Rupiah anjlok, pengusaha pilih kurangi jam kerja ketimbang PHK