Rumah Atut di Bandung sepi, Ferrari merah 'nangkring' di halaman
"Jadi memang tidak pernah ke sini lagi sejak ramai di media itu," kata Ketua RT setempat Wawan Rahmat.
Pasca-penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah , di Jalan Bhayangkara, Serang, Banten, pemilik rumah juga tidak bisa dijumpai di kediamannya di Jalan Suryalaya IV nomor 1, Bandung. Rumah mewah tersebut tampak sepi.
Tidak ada aktivitas hilir mudik. Penghuni rumah tampak tidak ada yang keluar. Pagar dan pintu rumah terkunci rapat. Namun ada sebuah mobil Ferrari merah yang tertutup cover terparkir di halamannya yang luas.
Beberapa wartawan yang hendak meliput sulit mendapatkan jawaban dari penghuni di dalam rumah. Menurut ketua RT setempat Wawan Rahmat, sejak ramai di pemberitaan, Atut tidak pernah lagi menampakkan batang hidungnya di rumah mewah itu. Namun beberapa pekerja ada di dalamnya.
"Jadi memang tidak pernah ke sini lagi sejak ramai di media itu," katanya di lokasi, Selasa (17/12).
Topik pilihan: Adik Atut Ditangkap | Akil Ditangkap
Padahal sebelum ada pemberitaan di media, Atut dan keluarga sering berkunjung, karena rumah tersebut merupakan rumah keluarga besar. "Biasanya setiap malam minggu kumpul dan ramai saja, sekarang enggak," terangnya.
Apakah ada KPK pernah mendatangi kediaman Atut? Dia menjawab pernah. Namun itu sudah berlalu. "Mungkin sebulan lalu. Pakai rompi KPK gitu," ucapnya.
Seperti diberitakan, KPK sudah menetapkan Atut sebagai tersangka dalam dua kasus berbeda, yakni dugaan penyuapan kepada Akil Mochtar dan proyek pengadaan alat kesehatan di Banten. Namun, Atut belum ditahan KPK.
Baca juga:
Komisi III DPR percayakan KPK bongkar korupsi di Banten
Golkar: Ical tidak kaget Atut tersangka
Abraham Samad umumkan status tersangka Ratu Atut
Presiden SBY dukung KPK usut korupsi Ratu Atut
Sekretaris pribadi dan ajudan Ratu Atut dicegah ke luar negeri