Ruhut: FPI harus hati-hati, yang dihadapi itu rakyat
Menurut Ruhut, bentrok di Kendal membuat sebagian besar rakyat Indonesia semakin kesal kepada FPI.
Bentrok antara Front Pembela Islam (FPI) dengan ratusan warga Kendal, Jawa Tengah beberapa waktu lalu menyisakan banyak persoalan. Kejadian itu menambah geram masyarakat di Indonesia terhadap FPI.
Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengimbau kepada Ormas pimpinan Habib Rizieq Syihab itu untuk berhati-hati. Menurut Ruhut, sebagian besar rakyat Indonesia sudah kesal kepada FPI.
"Sayang ngomong sahabat FPI harus ingat, yang dihadapi itukan rakyat, mereka itukan LSM juga muslim, melihat orang bahkan ditabrak istrinya kan kasihan, apalagi ada saksi, diseret berapa puluh meter," kata Ruhut saat diskusi mingguan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (25/7).
Ruhut juga sangat menyayangkan sikap FPI yang dinilai tidak menghormati keluarga korban yang tewas karena ditabrak oleh mobil operasional FPI saat terjadi bentrok tersebut. Menurut dia, seharusnya petinggi FPI meminta maaf langsung ke keluarga korban, bukan malah mengirim perwakilan untuk menyampaikan maaf.
"Kami sudah minta maaf dengan mengirimkan perwakilan. Bayangkan, kita berduka yang datang perwakilan, sebagai pemimpin Ketua FPI Jateng datang dong," katanya.
Anggota Komisi III DPR ini pun mengimbau kepada FPI agar berhati-hati dalam bertindak. Sebab, kata dia, FPI sudah mulai tidak diterima di masyarakat.
"Kalau kami enggak ada mau membubarkan biar rakyat menilai, sebelum ini sudah di Kaltim mereka ditolak. Mereka sudah mulai berhadapan dengan rakyat, itu mereka mesti hati-hati," pungkasnya.(mdk/did)