Ruang kelas roboh diterjang banjir, siswa SD di Serang batal ujian
Ruang kelas roboh diterjang banjir, siswa SD di Serang batal ujian. Kegiatan belajar mengajar ditunda karena tidak ada tempat duduk dan meja. Sebab, banjir merobohkan dua ruangan kelas, 40 meja dan bangku sekolah yang perlu dibersihkan karena lumpur.
Siswa Sekolah Dasar (SD) Tamansari, Baros, Kabupaten Serang, tidak dapat mengikuti ujian sekolah. Akibat sekolah yang rusak diterjang banjir rusak diterjang banjir dan lumpur pada Sabtu (6/5).
Kegiatan belajar mengajar ditunda karena tidak ada tempat duduk dan meja. Sebab, banjir merobohkan dua ruangan kelas, 40 meja dan bangku sekolah yang perlu dibersihkan karena lumpur.
Untuk ujian sekolah untuk kelas 6 SD, akan ditunda sampai bangku dan kursi dibersihkan. Sedangkan untuk siswa lain, proses belajar mengajar ditunda sampai ada bantuan meja dan kursi dari pemerintah.
"Aturannya hari ini ujian sekolah paktek PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan), tapi diundur karena nggak ada ruangan," kata salah seorang guru, Embay Makrudi kepada wartawan, Senin (8/5).
Embay mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, sudah menyarankan agar ruangan yang tidak rusak dibersihkan. Apalagi, pada minggu depan merupakan jadwa ujian nasional di seluruh Sekolah Dasar (SD) se-Indonesia.
"Tadinya ujian nasional mau pakai balai desa. Tapi karena tidak cukup kita pakai ruangan guru sama ruangan di sini yang nggak rusak," ujarnya.
Untuk diketahui, banjir yang merusak SDN Tamansari akibat jebolnya tanggul penampungan air di perkebunan buah naga. Air bercampur lumpur kemudian merusak sekolah berserta satu rumah warga pada Sabtu kemarin.
Baca juga:
Waktu pendaftaran seleksi masuk universitas negeri diperpanjang
Perlu pendekatan edukatif untuk mencegah tawuran antar pelajar
Sekolah harus tumbuhkan sikap toleran, guru diminta tak cuma ceramah
Rumah cuma 3,5 km, guru SD di Karangasem bolos 4 bulan karena jauh
Mulai Juni, setiap daerah dapat 10 ribu buku gratis
4 Pelajar SMP di Gunungkidul terpaksa kerjakan soal UN di lapas
Komputer kurang, pelajar di 11 SMP Mojokerto menumpang UNBK