RS Polri Kembali Serahkan 2 Jenazah Korban Lion Air ke Keluarga
Usai penyerahan dua jenazah secara simbolis. Pihak keluarga pun langsung mendekati peti jenazah tersebut. Lalu, salah seorang perempuan sekitar umur 50 yang didampingi dua orang lainnya tiba-tiba datang sambil menangis terisak-isak.
Tim Forensik RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, menyerahkan dua jenazah atas nama Adonia Magdiel Bongkal (51) dan Alifiani Hidayatul Solikah (19) kepada pihak keluarga. Keduanya merupakan korban jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan kode penerbangan JT610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).
Penyerahan jenazah tersebut dilakukan oleh Kepala Instalasi Forensik Polri Kombes Pol Edi Purnomo dan pihak Lion Air di depan kamar jenazah. Penyerahan kedua jenazah dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB.
"Innanillahi Wainnaillahi Rojiun, kami telah berhasil mengidentifikasi tiga penumpang Lion Air yang kemudian kami serahkan kepada pihak Lion Air. Namun, karena satu dan lain hal 1 jenazah berkewarganegaraan asing sehingga untuk serah terimanya nanti menunggu dari kedutaan besar. Jadi tidak bisa hari ini, jadi hari ini kami akan menyerahkan dua jenazah," kata Edi saat ingin menyerahkan dua jenazah tersebut kepada pihak keluarga, Selasa (13/11).
"Mari bersama-sama kita mendoakan, semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi Allah subhanahu wa ta'ala, di ampuni segala dosa-dosanya, diterangkan kuburnya, dilapangkan kuburnya dan yang ditinggal bisa mendapatkan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," sambungnya.
RS Polri Serahkan 2 Jenazah Korban Lion Air ke Pihak Keluarga ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie
Pantauan merdeka.com di lokasi, usai penyerahan dua jenazah secara simbolis. Pihak keluarga pun langsung mendekati peti jenazah tersebut. Lalu, salah seorang perempuan sekitar umur 50 yang didampingi dua orang lainnya tiba-tiba datang sambil menangis terisak-isak.
Perempuan tersebut langsung menuju peti mati dengan tulisan Adonia Magdiel Bongkal. Ia pun langsung menaruhkan kepalanya ke atas peti tersebut dengan air mata yang masih membasahi pipinya.
"Maafin aku bi," ucap perempuan tersebut sambil menangis.
Ternyata hal tersebut juga dilakukan dari pihak keluarga Alifiani Hidayatul Solikah. Saat itu seorang laki-laki dengan menggunakan baju berwarna oren berdiri tegak di sebelah peti jenazah Alfiani.
Ia saat itu menangis sambil berdoa atau mendoakan jenazah atau almarhumah Alfiani, yang di dampingi dari pihak psikologi Polri yang menggunakan baju berwarna biru dongker.
Baca juga:
3 Korban Lion Air Teridentifikasi, 1 Merupakan WN Italia
Basarnas Juga Ajukan Terapi Hiperbalik di RS Polri
Polri: Surat Kematian Korban Lion Air Tak Teridentifikasi Dikeluarkan Dukcapil
Terjunkan Alat Canggih, KNKT Harap Temukan CVR Lion Air JT 601
KNKT Akan Berikan Pelatihan Tambahan Bagi Pilot Pesawat Boeing 737 Max 8