LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Rommy Sebut Kasus di KPK Urusan Pribadi, PPP Tak Perlu Beri Bantuan Hukum

Rommy meminta para kader PPP untuk serius menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

2019-03-22 11:52:17
Romahurmuziy
Advertisement

Mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Rommy, menegaskan dirinya tak akan mendapatkan bantuan hukum dari partai berlambang Kabah dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Menurut Rommy, apa yang kini menjeratnya tak berhubungan dengan partai.

"Begini, apa yang saya hadapi ini bukan urusan PPP, yang saya hadapi adalah urusan pribadi. Tentu sudah pada tempatnya kalau PPP tidak memberi bantuan hukum," ujar Rommy sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/3).

Meski tak mendapat bantuan hukum dari PPP, Rommy tidak lantas emosi. Malah Rommy meminta para kader PPP untuk serius menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Advertisement

"Saya juga sekali lagi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader PPP apa yang saya lakukan tidak ada urusannya dengan PPP," kata Rommy.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy sebagai tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Romahurmuziy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta terkait seleksi jabatan di lingkungan Kemenag tahun 2018-2019.

Selain Romahurmuziy KPK juga menetapkan dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin (HRS). Keduanya diduga menyuap Rommy agar mendapatkan jabatan di Kemenag.

Advertisement

KPK menemukan bahwa Rommy tak hanya bermain pada proses jual beli jabatan di Kanwil Kemenag Jawa Timur. KPK mengaku menerima banyak laporan bahwa Rommy bermain di banyak daerah di Tanah Air. KPK pun berjanji akan mendalami hal tersebut.

Dalam memainkan pengisian jabatan di Kemenag, Rommy dibantu pihak internal Kemenag. KPK pun sudah mengantongi nama oknum tersebut. Hanya saja lembaga antirasuah masih menutup rapat siapa oknum tersebut.

KPK juga sudah menggeledah beberapa ruangan di Kemenag. Salah satunya ruangan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. KPK menemukan uang Rp 180 juta dan USD 30 ribu saat menggeledah ruang kerja Lukman yang merupakan kader di partai yang dipimpin Rommy.

Baca juga:
Diperiksa KPK, Romahurmuziy Mengaku Tengah Sakit
Romahurmuziy Jalani Pemeriksaan Perdana Pascaditangkap KPK
KPK Kembali Panggil Rommy Terkait Suap Jual Beli Jabatan di Kemenag
Hasil Cek Dokter, Romahurmuziy Tidak Sakit Hanya Sulit Tidur di Rutan
Kepala Kemenag Gresik Jalani Pemeriksaan Perdana Pascaditangkap KPK
Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Romahurmuziy Mengeluh Sakit
Kaukus Muda PPP Optimis Kasus Romahurmuziy Tak Bikin Jeblok Suara di Pemilu 2019

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.