LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Rizal Ramli jangan lihat rusuh Mako Brimob hanya sepotong sudut pandang'

'Rizal Ramli jangan lihat rusuh Mako Brimob hanya sepotong sudut pandang'. Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan kerusuhan napi teroris (napiter) di Rutan Brimob tak lantas menjadi tanggungjawab Kakor Brimob. Hal itu karena perkara terorisme tak hanya melibatkan Polri semata

2018-05-18 22:22:42
Kerusuhan di Mako Brimob
Advertisement

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menyebut Kepala Brimob seharusnya mengundurkan diri. Ucapan dia itu berkaca pada kerusuhan di Mako Brimob.

Menanggapi ucapan Rizal Ramli, anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni menegaskan kerusuhan napi teroris (napiter) di Rutan Brimob tak lantas menjadi tanggungjawab Kakor Brimob. Hal itu karena perkara terorisme tak hanya melibatkan Polri semata.

"Pak Rizal Ramli jangan melihat persoalan kerusuhan di Rutan Brimob hanya dari sepotong sudut pandang saja. Seharusnya melihat apa yang terjadi di dalamnya dan apa yang ada di sana secara utuh. Persoalan terorisme harus dihadapi bersama bukan hanya tanggungjawab Kakor Brimob," ujar Sahroni, Jumat (18/5).

Advertisement

Politisi NasDem itu mengingatkan, usai kerusuhan di Rutan Brimob evaluasi telah diingatkan oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo. Salah satu yang menjadi penekanan adalah pengamanan ekstra untuk napiter. Pemerintah dan DPR juga telah sepakat mengebut rampungnya RUU Antiterorisme untuk menangkal dan memberantas pergerakan teroris di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Sahroni menuturkan meski berada di dalam Mako Brimob, namun pengamanan tetap berada di ranah Bareskrim.

"Tanggung jawab di Rutan Brimob itu bukan pada Kakor Brimob. Saya tegaskan kembali bahwa persoalan terorisme bukan hanya melibatkan Polri, tetapi semua unsur baik TNI hingga elemen pemerintah dan masyarakat," tegasnya.

Advertisement

Baca juga:
BIN sebut teror terjadi karena kewenangan penindakan dipangkas
Terduga teroris ditangkap di Probolinggo, di rumahnya ditemukan bahan pembuat bom
Politikus Nasdem sebut Aman Abdurrahman pantas dihukum mati
MPR yakin polisi masih mampu tangani terorisme di Indonesia
Ketua Pansus sebut revisi UU Terorisme tinggal satu poin yang masih alot

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.